Blog

  • Gubernur Lampung Lantik Pengurus LKKS 2025–2030, Tegaskan Komitmen untuk Kesejahteraan Sosial Inklusif

    LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung periode 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung di Balai Keratun lantai 3 pada Rabu (21/05/2025).

    Dalam sambutannya selaku Pembina LKKS, Gubernur Rahmat menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar prosesi formal, melainkan simbol dari komitmen dan panggilan nurani untuk mengabdi kepada masyarakat.

    “Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan ketulusan hati, integritas tinggi, dan semangat kolaborasi,” tegasnya.

    Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan akses terhadap pembangunan, tanpa terkecuali. Gubernur pun menyoroti fakta bahwa masih ada kelompok rentan yang luput dari pendataan dan belum tersentuh program sosial pemerintah.

    “Saya pernah menjumpai ratusan orang di Bandar Lampung yang tidak memiliki keluarga, tempat tinggal, penghasilan, bahkan identitas kependudukan. Ini adalah pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

    Karena itu, peran LKKS bersama lembaga sosial lainnya dinilai sangat penting untuk menjangkau kelompok-kelompok marjinal dan mewujudkan prinsip pembangunan yang inklusif: no one left behind.

    Perkuat Sinergi untuk Lampung yang Lebih Sejahtera

    Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung periode 2025–2030, Jihan Nurlela, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pelantikan kepengurusan yang baru. Ia berharap formasi kepengurusan kali ini mampu melanjutkan dan meningkatkan kerja-kerja sosial yang telah dilakukan sebelumnya.

    “Ini adalah kesempatan besar bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan sosial yang luar biasa. Kami ingin hadir sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Jihan.

    Ia menekankan, di tengah masih tingginya jumlah warga miskin ekstrem di Provinsi Lampung, khususnya dari kelompok desil 1 dan 2 yang belum terakses layanan formal seperti BPJS dan PKH, LKKS harus mengambil peran untuk menjembatani kebutuhan mereka.

    “Kita harus hadir di ruang-ruang yang belum bisa dijangkau pemerintah. Memberikan bantuan konkret, menjadi jembatan, dan pusat sinergi bagi masyarakat yang termarjinalkan,” tegasnya.

    Jihan juga mengajak seluruh anggota LKKS, baik dari unsur pemerintah daerah maupun masyarakat sipil, untuk menjadi agen perubahan dan penyebar nilai-nilai kebaikan di lingkungan masing-masing.

    “Saya yakin, melalui semangat gotong royong dan dedikasi yang tulus, kita bisa bersama-sama membangun Lampung yang lebih sejahtera dan siap menyongsong Indonesia Emas,” harapnya.

    Mendorong Akses Layanan Sosial yang Merata

    Pemerintah Provinsi Lampung berharap dengan terbentuknya kepengurusan baru LKKS, upaya penanggulangan ketimpangan sosial serta peningkatan akses terhadap pelayanan kesejahteraan sosial dapat dijalankan secara lebih masif dan merata, menjangkau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

    Pelantikan ini menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Lampung.

  • Oknum PNS perizinan merangin lakukan pungli terhadap pengurusan dokumen PBG

     

    Satukomando.Merangin.com-Pembangunan ruko di Jl. Ali Soeddin, Kelurahan Pematang Kandis, sebelah arena bermain Gibran, diduga belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurut informasi yang diperoleh, pihak pengembang ruko belum memiliki PBG yang diperlukan sebelum memulai pembangunan.

     

    Seorang pemuda di kawasan tersebut menyatakan bahwa jika benar pembangunan ruko itu belum memiliki izin PBG, pemerintah daerah harus segera menindaknya. “Setahu saya, selesaikan dulu PBG baru mulai untuk membangun ruko,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa ruko tersebut memiliki 2 pintu, namun hanya 1 pintu yang dibuka.

     

    Pemuda tersebut menekankan bahwa masalah ini bukan tentang siapa yang membangun ruko, tapi lebih kepada proses pembangunan yang harus memiliki izin PBG sebelum mendirikan bangunan. “Siapapun orangnya yang mau membangun ruko harus wajib memiliki izin PBG terlebih dulu,” tegasnya.

     

    Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengembang masih belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan ruko yang tidak memiliki izin PBG tersebut.

     

    Kasus ini juga membuka diskusi tentang pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen PBG. Oknum PNS perizinan Merangin dengan inisial SDR. diduga telah melakukan pungli dengan mengambil dana sebesar Rp 9,5 juta untuk pengurusan PBG. Penyalahgunaan wewenang dan tindakan korupsi seperti ini dapat merugikan dan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi pemerintah.

     

    Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengusut kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum PNS yang terlibat. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengurusan dokumen PBG di Kabupaten Merangin….(DA) Bersambung…..

  • *Pererat Hubungan TNI dan Rakyat, Babinsa Komsos di Desa Jernang Baru*

    Satukomando.Sarolangun.com, Rabu 21 Mei 2025 — Dalam upaya mempererat hubungan dan membangun kekompakan dengan masyarakat, Babinsa Koramil 420-03/Pauh Kodim 0420/Sarko, Koptu Dedi Candra melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaannya di Desa Jernang Baru, Kecamatan Mandi Angin Timur.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial (Binter) yang menjadi tugas utama seorang Babinsa dalam rangka menjalin kedekatan dan membangun sinergi antara TNI dan masyarakat. “Melalui komunikasi sosial ini, kami ingin menciptakan interaksi yang harmonis dengan warga. Ini penting untuk mengetahui perkembangan situasi di desa binaan, serta membangun rasa kebersamaan,” ujar Koptu Dedi Candra.

    Menurutnya, komsos tidak hanya menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, tapi juga sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi masalah di lingkungan masyarakat. Dengan pendekatan persuasif dan dialogis, Babinsa bisa lebih cepat tanggap terhadap kebutuhan dan kendala yang dihadapi warga. “Kami berharap kegiatan seperti ini diterima positif oleh masyarakat. Dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga, kami bisa lebih cepat mengetahui dan menyelesaikan persoalan yang muncul di desa,” tambahnya.

    Warga Desa Jernang Baru menyambut baik kegiatan komsos ini. Mereka mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan Babinsa dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan seperti ini dinilai sangat membantu menciptakan rasa aman dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan desa.

    Komsos yang dilakukan oleh Koptu Dedi menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam membina wilayah dan menjaga kemanunggalan antara TNI dan rakyat — nilai luhur yang terus dijaga demi ketahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan. (DA)

  • Yayasan Patrap Senopati Kotagede Ajak Masyarakat Ikuti Napak Tilas Sang Nalendra Dalam Rangka Khaul Akbar Leluhur Mataram Islam Ke-437

    YOGYAKARTA, Jelang Puncak Peringatan Haul Panembahan Senopati yang ke 437 tahun, Yayasan Patrap Senopati Kotagede Akan menggelar kegiatan “Napak Tilas Jejak Sang Nalendra pada 23-25 Juli 2025 mendatang.

    Perjalanan Napak Tilas akan diawali 23 Juli 2025 dengan Titik awal start Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Petilasan Kembang Lampir dilanjutkan  ziarah ke Pasaeran Ki Ageng Giring  III dilanjutkan wisata religi ke Cepuri Parangkusumo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Dihari kedua (24 Juli 2025) peserta diajak untuk Ziarah ke Pasaeran Panembahan Senopati di Kotagede Yogyakarta, mengunjungi Petilasan Watu Getheng, Museum Kraton Yogyakarta dan ziarah ke Pasarean G.K.R.Pembayun untuk selanjutnya persiapan  mengikuti Khaul Akbar S.D.I.S.K.Panembahan Senopati ke-437.

    Hari terakhir (25 Juli 2025) peserta mengikuti Tour Heritage dikawasan Kotagede, Museum Kraton Yogyakarta dan  Ziarah ke Makam Panembahan Purubaya di Wotgaleh.

    Untuk bisa mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, panitia menetapkan biaya Rp 1.500.000/orang sudah termasuk Transportasi, akomodasi/penginapan, makan dan tiket masuk.

    Untuk pendaftaran peserta bisa dilakukan dengan menghubungi saudara Guruh di nomor telephone: 0819 3205 7178 (*)

  • Bupati H M Syukur Lepas CJH Merangin Kloter 20

     

    Satukomando.Bangko.com-Usai Sholat Subuh berjemaah, Bupati Merangin H M Syukur melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Merangin kloter 20, di depan Masjid Baitul Makmur, Rabu (21/5).

     

    Acara pelepasan tersebut berlangsung penuh haru dimeriahkan kehadiran para keluarga CJH yang berjubel antusias mengukuti jalannya pelepasan. ‘’Selamat jalan, semoga pulang menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,’’ujar Bupati saat pelepasan.

     

    Sebelumnya bupati berpesan kepada sebanyak 197 orang CJH Merangin kloter 20 tersebut, agar selama berada di Tanah Suci Mekah fokus beribadah menjalankan semua tahapan ibadah haji.

     

    ‘’Untuk sementara, lupakan dulu berbagai urusan di Merangin. Fokus ibadah sehingga serangkaian ibadah haji yang dilakukan sempurna dan pulang ke Tanah Air menyandang gelar haji yang mabrur dan mabruroh,’’pinta Bupati.

     

    Selain itu bupati juga minta para jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, makan yang teratur dan istirahat yang cukup. Sebab bila kesehatannya bermasalah, akan mengganggu jalannya tahapan ibadah haji.

     

    ‘’Kami akan selalu men-doa-kan agar bapak dan ibu diberi kesehatan oleh Allah SWT dan ibadah hajinya berlangsung sukses dan lancar. Bapak dan ibu juga doa-kan kami yang di Bangko,’’ucap Bupati.

     

    Sekedar mengingat, jumlah CJH Merangin pada musim haji 2025 sebanyak 344 orang, terbagi menjadi dua kloter yaitu Kolter 18 dan Kloter 20. Untuk kloter 18 sebanyak 147 orang dan kloter 20 sebanyak 197 orang.

     

    CJH Kabupaten Merangin termuda pada musim haji 1446 H adalah Aldi Nugrohi (19) dan CJH Kabupaten Merangin tertua adalah Ny Karti (86). Keduanya telah berangkat pada waktu yang telah ditetapkan.(DA)

  • *Gotong Royong Tunjukan Kebersamaan Dalam Membantu Bangun Rumah Warga

    Satukomando.Sarolangun.com, Rabu 21 Mei 2025 — Semangat gotong royong kembali menggema di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun. Kali ini, kebersamaan dan kepedulian ditunjukkan melalui aksi nyata seorang Babinsa dari Koramil 420-02/Ma. Limun Kodim 0420/Sarko, Peltu Hairil Anwar, yang turun langsung membantu warga membangun rumah.

    Dengan mengangkat semangat solidaritas, Peltu Hairil Anwar bersama warga setempat bahu-membahu mendirikan rumah salah satu warga yang membutuhkan bantuan. Kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial biasa, tetapi juga sebagai bagian dari program karya bakti yang menjadi agenda rutin Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat binaan. “Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam membangun rumah secara gotong royong,” ujar Peltu Hairil Anwar di sela-sela kegiatan.

    Ia menambahkan, tanggung jawab sosial seperti ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam menjalin keakraban, mempererat hubungan, dan membangun kekompakan di tengah masyarakat.

    Melalui kegiatan seperti ini, terjalin semangat kebersamaan yang menjadi fondasi kuat antara TNI dan rakyat. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan wajib TNI.

    Dengan terus digelorakannya semangat gotong royong, Desa Rantau Tenang menunjukkan bahwa kekuatan sejati sebuah komunitas terletak pada rasa peduli dan kebersamaan antarwarga, dibarengi dukungan penuh dari aparat teritorial seperti Babinsa. (DA)

  • Operasi Pekat Polres Merangin : Kita Sikat Habis Pelaku Pungli Dan Oknum Preman Berkedok jual Minuman !!

    Satukomando.Merangin.com, Jambi – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Polres Merangin telah menggelar Operasi Pekat Siginjai II 2025 yang menyasar berbagai penyakit Masyarakat seperti : pungli (pungutan liar), judi, miras ilegal, prostitusi, dan bentuk-bentuk penyakit masyarakat lainnya terutama aksi premanisme yang meresahkan warga. Selasa (25/05/2025)

    Operasi yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 20 mei 2025 telah berhasil menjaring puluhan preman yang beraktivitas di kawasan terminal, jalan lintas merangin, serta simpul-simpul keramaian di Kota Bangko dan sekitarnya.

    Pada pelaksanaan operasi, petugas berhasil lakukan pembinaan dan teguran keras terhadap puluhan preman di sejumlah titik rawan seperti pasar, terminal, dan jalan lintas. Menariknya, beberapa pelaku mengaku berpura-pura menjual minuman kepada sopir dan pengendara, namun dengan harga tidak masuk akal dan cara yang memaksa.

    “Mereka menggunakan modus baru, yakni menjual air mineral atau minuman kaleng, tapi sebenarnya itu hanya alasan untuk meminta uang. Jika tidak diberi, sopir diancam atau diusir,” jelas Kapolres Merangin AKBP Roni Syahendra melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ruly saat ditemui di tempat yang berbeda. 25/5

    Aiptu Ruly menyatakan bahwa preman-preman tersebut telah diberikan teguran keras, didata, dan beberapa langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Preman yang baru pertama kali tertangkap mendapat pembinaan dan membuat pernyataan tertulis agar tidak mengulangi perbuatannya.

    “ Kami tidak ingin warga merasa takut berada di tempat umum. Premanisme akan kami sikat habis, baik yang terang-terangan maupun yang berkedok,” tegas ruly.

    Warga dan sopir angkutan umum menyambut positif langkah tegas aparat. Banyak yang mengaku selama ini merasa tidak nyaman dan terpaksa memberikan uang kepada oknum yang mengintimidasi mereka di jalan.

    “Biasanya kami diminta beli minuman dengan harga tiga kali lipat. Kalau nolak, dibilang sombong, malah dimaki. Sekarang sudah lega,” kata fahmy, salah satu sopir angkutan umum yang melintasi jalan lintas merangin

    Selesainya oprasi pekat ini, akan dilanjutkan dengan KRYD pasca Operasi Pekat demi terjaganya situasi yang kondusif. Masyarakat dihimbau untuk berperan aktif melaporkan bila menemukan aksi premanisme di lingkungan mereka.

    ( DA )

  • Rektor Unila Hadiri Pelepasan Siswa Kelas 12 SMA YP Unila

    Rektor Unila Hadiri Pelepasan Siswa Kelas 12 SMA YP Unila

  • Warga RT 41 Lingkar Selatan Didorong Jadi Agen Perubahan Anti-Narkoba oleh Ditbinmas Polda Jambi

    Jambi merangin.satukomando.com/ – Direktorat Binmas Polda Jambi melalui Subdit Bintibsos kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan rutin dan program cooling system dalam rangka pembinaan peraturan masyarakat (Binturmas) guna menjaga Harkamtibmas Rabu 20 Mei 2025 .

    Kegiatan kali ini mengusung tema: “Warga RT.41 Kelurahan Lingkar Selatan Bersinar Berkarakter Anti Narkoba”, dengan sasaran utama ibu-ibu warga RT 41, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.

    Berlangsung di wilayah Jerambah Bolong, yang merupakan bagian dari RT 41 Kelurahan Lingkar Selatan. Kegiatan bertujuan memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika dan kekerasan sosial lainnya.

    Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang D Karyanto, M.H., M.Pd, mewakili Dirbinmas AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM, menyampaikan bahwa warga rukun tetangga memiliki peran strategis sebagai agent of change dalam gerakan anti-narkoba.

    “Melalui edukasi, kepedulian, dan partisipasi aktif warga, kita ingin menciptakan lingkungan RT 41 yang benar-benar bersih dari narkoba dan perilaku menyimpang lainnya. Kunci keberhasilan ada pada kekompakan dan kesadaran kolektif masyarakat,” ujar AKBP Dadang.

    Dalam penyuluhan ini, Ditbinmas turut membekali peserta dengan pengetahuan mengenai Bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampaknya pada keluarga serta lingkungan, Pentingnya deteksi dini terhadap individu berisiko terpapar narkoba dan Strategi pencegahan komunitas, termasuk pemantauan lingkungan serta pelaporan aktivitas mencurigakan.

    Selain itu ia juga mensosialisasikan berbagai regulasi hukum seperti UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU No. 23 Tahun 2002 dan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

    Ditambahkan pula edukasi mengenai pentingnya mencegah tindakan bullying baik secara fisik, verbal, sosial, maupun daring, serta bahaya praktik perjudian (judol) dan keterlibatan dalam geng motor yang meresahkan.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Para ibu rumah tangga yang hadir menyatakan komitmennya untuk menjadi pelindung utama keluarga dari bahaya narkoba dan kekerasan sosial.

    Ditbinmas Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan program-program edukatif yang membangun karakter serta memperkuat ketahanan sosial, demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera.

  • Bupati Tubaba Resmi Luncurkan Program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS untuk Dorong Kesejahteraan Warga

    Bupati Tubaba Resmi Luncurkan Program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS untuk Dorong Kesejahteraan Warga

    TULANG BAWANG BARAT – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Program Nuwo SIP (Rumah Sehat, Indah, Produktif) dan Gerakan LIMAS (Peduli Rumah Sesama) di Balai Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar, pada Selasa (20/5/2025).

    Program Nuwo SIP merupakan inisiatif yang telah dirancang sejak Novriwan menjabat sebagai Sekretaris Daerah Tubaba, dan kini dikembangkan lebih luas saat dirinya menjabat sebagai Bupati. Program ini tidak hanya fokus pada renovasi tempat tinggal, tetapi juga menekankan aspek pemberdayaan ekonomi keluarga.

    “Nuwo SIP bukan sekadar bedah rumah seperti yang biasa kita kenal. Di Tubaba, konsep yang kami usung adalah bagaimana rumah yang sehat dan layak huni juga dapat menjadi tempat yang produktif, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga,” jelas Bupati Novriwan dalam sambutannya.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan semangat kepedulian sosial melalui zakat, sedekah, dan infaq, sebagai bagian dari budaya gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Tubaba.

    “Kalau masyarakat kita gemar bersedekah, berinfaq, dan membayar zakat, InsyaAllah Kabupaten Tubaba akan terus diberkahi dan dilimpahi rahmat oleh Allah SWT,” tambahnya.

    Dukungan terhadap program Nuwo SIP juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tubaba. Ketua Baznas Hi. Purwanto menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan produktif kepada warga penerima manfaat program tersebut.

    “Setiap penerima bantuan Nuwo SIP akan mendapatkan tambahan bantuan dari Baznas senilai empat juta rupiah dalam bentuk kambing. Harapannya, bantuan ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga,” ujar Purwanto.

    Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dengan Baznas dan Bank Lampung, sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Pemberian bantuan produktif diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi warga.

    Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Tumijajar, Camat Tulang Bawang Tengah, Camat Gunung Agung, Kepala Tiyuh Makarti, serta warga penerima manfaat program.

    Program Nuwo SIP dan LIMAS menjadi langkah konkret Pemkab Tubaba dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat dari level paling dasar.