Blog

  • Gubernur Lampung Buka Pekan Pendidikan Wartawan, Tekankan Pentingnya Integritas di Era AI

    LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal membuka Pekan Pendidikan Wartawan Lampung yang digelar di Aula Lantai 3 Balai Wartawan H. Solfian Akhmad, Kantor PWI Lampung, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini diawali dengan diskusi bertema “Uji Integritas Wartawan di Tengah Arus Kecerdasan Buatan (AI)”.

    Kegiatan ini juga dihadiri Ketua PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua DPRD Provinsi Lampung H. Ahmad Giri Akbar, pimpinan organisasi pers, PWI kabupaten/kota, pimpinan media, serta wartawan dari berbagai daerah.

    Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, telah mengubah lanskap kerja jurnalistik. Namun menurutnya, integritas tetap menjadi unsur yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.

    Gubernur memulai sambutannya dengan gambaran kondisi ekonomi Lampung. Ia menyebut Lampung kini menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Sumatra dan memiliki Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp483 triliun pada 2024.

    Dari jumlah itu, hanya sekitar Rp32 triliun atau enam persen yang bersumber dari APBN dan APBD. “Setengahnya lagi untuk gaji. Jadi uang negara itu sebenarnya hanya menyumbang sekitar tiga persen dari total kapasitas ekonomi,” ujarnya.

    Gubernur menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama, mencapai 26 persen dari perekonomian. Nilainya diperkirakan lebih dari Rp150 triliun, dari komoditas seperti padi, jagung, tebu, sawit, karet, hingga singkong.

    Menurutnya, Lampung memiliki peluang besar untuk melakukan lompatan ekonomi melalui hilirisasi, terutama di komoditas kopi dan jagung. Ia mencontohkan bahwa kopi yang selama puluhan tahun diekspor dalam bentuk green bean semestinya dapat diolah lebih lanjut di dalam negeri.

    “Kalau seluruh kopi Lampung diolah, nilainya bisa naik dari Rp12 triliun menjadi Rp120 triliun,” ucap Gubernur. “Satu hektar kopi yang saat ini menghasilkan sekitar Rp80 juta, kalau diolah sampai siap saji bisa mencapai Rp1,2 miliar,” lanjuatnya

    Gubernur menyebut peningkatan ekonomi akan membuka peluang yang lebih luas, termasuk bagi sektor media. Pertumbuhan perdagangan dan konsumsi, katanya, sangat berkaitan dengan bisnis informasi dan periklanan.

    Gubernur juga menekankan peran media dalam menarik investasi ke Lampung. Investor, menurutnya, menilai stabilitas ekonomi dan sosial suatu daerah melalui pemberitaan media yang kemudian dibaca kembali melalui mesin pencarian dan teknologi AI.

    “Ketika investor mencari informasi Lampung, referensi pertama mereka adalah media. Karena itu, integritas dan kualitas pemberitaan sangat menentukan citra daerah,” katanya.

    Gubernur juga mengungkap hasil survei terbaru yang menunjukkan bahwa masyarakat Lampung kini lebih banyak membaca media online lokal dibanding media nasional. “Ini bukti media lokal semakin dipercaya publik,” ujarnya.

    Pemerintah Provinsi Lampung, katanya, tetap mempertahankan dukungan anggaran bagi media meski kebijakan efisiensi anggaran dilakukan di berbagai sektor. “Dua pos yang tidak kami efisiensikan adalah jalan dan anggaran media,” ucapnya disambut tepuk tangan.

    Gubernur Mirza juga mendukung usulan PWI Lampung dan PWI Pusat agar Lampung menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Gubernur bahkan menyatakan siap menyiapkan kawasan Kota Baru sebagai pusat pelatihan wartawan nasional.

    Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dalam sambutannya menegaskan bahwa Pekan Pendidikan Wartawan merupakan ikhtiar menjaga marwah, martabat, dan profesionalitas wartawan di tengah gelombang disrupsi teknologi.

    Menurut Munir, PWI sejak awal kelahirannya memiliki DNA perjuangan. “PWI lahir bukan sekadar menyatukan wartawan, tetapi bagian dari perjuangan bangsa,” katanya.

    Ia menyoroti fenomena post-truth, misinformasi, dan hoaks yang mengancam kualitas ruang publik. Wartawan, ujarnya, harus menjadi garda terdepan melawan informasi sesat.

    Munir menegaskan integritas wartawan sedang diuji. Ia mengingatkan agar wartawan tidak terjebak pada budaya copy-paste dan penggunaan AI tanpa proses verifikasi lapangan.

    “Wartawan sejati mensucikan fakta melalui observasi langsung,” ujarnya mengutip pesan almarhum Jakob Oetama.

    Munir juga memaparkan perjuangan PWI bersama asosiasi media untuk mendorong insentif pajak bagi perusahaan pers, serta memperjuangkan Protokol Jakarta agar produk berita diakui sebagai bagian dari hak cipta.

    Munir dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungan penuh rencana Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Ia menyebut Lampung memiliki kesiapan yang kuat berkat dukungan pemerintah daerah.

    Sementara, Ketua PWI Lampung Wira Hadikusuma dalam laporannya menegaskan Pekan Pendidikan Wartawan menjadi upaya memperkuat kapasitas dan integritas wartawan lokal di tengah tekanan industri media.

    Wira menyebut pesatnya perkembangan platform digital membuat pendapatan iklan media menyusut signifikan, sehingga peningkatan kualitas SDM menjadi kunci bertahan.

    Menurut Wira, kegiatan pekan pendidikan wartawan dirancang tidak hanya sebagai pelatihan teknis, tetapi juga penguatan nilai dan etika profesi agar wartawan tidak kehilangan jati diri di tengah penetrasi AI.

    Pekan pendidikan Wartawan Lampung akan dibuka dengan diakusi “uji integritas wartawan di tengah arus kecerdasan buatan (ai)”, kemudian dilanjutkan dengan Diklat ke-PWI-an untuk calon anggota baru, Uji Komepetensi wartawan, dan ditutup dengan kegiatan diskusi berkolaborasi dengan 4 organisasi perusahaan pers yakni : SPS, AMSI, JMSI, dan SMSI, dengan tema “Pajak Menekan Media Sulit Bertahanan”.

    Penyelenggaraan Pekan Pendidikan Wartawan menjadi momentum penting bagi Lampung dalam meningkatkan kualitas jurnalisme lokal. Dengan lanskap digital yang penuh disinformasi, wartawan berperan menjaga ruang publik yang sehat dan akurat.

  • Pelantikan Pengurus PMI Lampung, Wagub Jihan Serukan Aksi Nyata dan Ketulusan Melayani

    LAMPUNG – Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan kembali peran krusial PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang bertindak sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat Pelantikan Kepengurusan 8 PMI Kabupaten/Kota masa bakti 2025-2030 yang kemudian dilanjutkan dengan Orientasi  Kepalangmerahan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI se-Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Senin (17/11/2025).

    “PMI adalah organisasi kemanusiaan yang saat ini dihadapkan berbagai tantangan. Banyak sekali program pemerintah yang belum bisa dijangkau, Harapannya, PMI dapat menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah untuk bisa menjangkau apa yang belum bisa dijangkau,” ujar Wagub.

    Selain pelayanan kesehatan dan aksi sosial, Wagub Jihan menyoroti dua hal yang harus menjadi fokus kerja PMI, yakni pelayanan donor darah dan penanggulangan bencana.

    “Ada ungkapan sederhana yang mengatakan, “pertolongan yang datang lebih cepat itu dapat mengubah cerita”, dapat memitigasi risiko sehingga risiko-risiko yang merugikan kita itu menjadi lebih kecil. Dan PMI, alhamdulillah, saya menyaksikan sudah berkali-kali membuktikan hal itu melalui kerja-kerja nyata dari PMI seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ungkapnya.

    Mengenai donor darah, Wagub Jihan menekankan bahwa ketersediaan darah terus meningkat permintaannya, khususnya bagi penderita Thalassemia yang membutuhkan transfusi seumur hidup.

    Ia secara tegas menyebut bahwa Pengurus PMI adalah “harapan hidup” dan “oksigen” bagi para pasien yang sangat bergantung pada ketersediaan darah. Untuk menjamin pasokan, Wakil Gubernur meminta Kabupaten/Kota yang belum memiliki Unit Donor Darah (UDD) untuk segera memfasilitasi pembentukan UDD.

    Terkait bencana, mengingat Provinsi Lampung merupakan wilayah rawan bencana, Wakil Gubernur mengharapkan kegiatan orientasi yang diadakan dapat memberikan pembekalan ilmu kedaruratan dan kebencanaan.

    “Dalam setiap bencana itu, kecepatan dan kekompakan sekali lagi saya katakan, kecepatan dan juga kekompakan itu menjadi kunci keberhasilan dalam memitigasi risiko,” pesan Wagub.

    Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk mendukung penuh kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan PMI. Dukungan ini juga diharapkan datang dari seluruh stakeholder lintas sektor, termasuk badan usaha, akademisi, dan masyarakat, demi kemaslahatan umat bersama.

    ​Kepada pengurus yang baru dilantik, Wagub Jihan berpesan agar hasil orientasi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata dalam kerja-kerja pelayanan masyarakat.

    ​”Jalankan amanah ini dengan tulus hati dan semangat. Jadilah inspirasi dan tangan yang siap menolong, kapan pun dan dimana pun dibutuhkan oleh masyarakat. ​Selamat bertugas, selamat berkarya dan terus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

  • Bupati H M Syukur Lancarkan Jalan dari Desa ke Kota · Mulai Pengaspalan Hingga Pengerasan Fungsional

     

     

     

     

    Bangko merangin.satukomando.com/ -Bupati Merangin H M Syukur secara bertahap terus berupaya melancarkan jalan-jalan dalam Kabupaten Merangin, dari desa sampai perkotaan dengan pengaspalan, pengerasan fungsional hingga penyiapan badan jalan.

     

    Rehabilitasi dan rekontruksi pengaspalan jalan dan pengerasan fungsional serta penyiapan badan jalan tersebut, dipantau langsung oleh bupati bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Minggu (16/11).

     

    ‘’Alhamdulillah sebagian dari pengaspalan, pengerasan fungsional dan penyiapan badan jalan itu telah rampung dan telah lancar dilalui masyarakat. Intinya bagaiman jalan-jalan di Merangin lancar dilalui,’’ujar Bupati didampingi Kabid Bina Marga Arya Asghara.

     

    Perbaikan jalan yang dipantau bupati tersebut, rehabilitasi dan rekontruksi pengaspalan jalan Simpang Margoyoso – Batas Tebo sepanjang 1.370 meter, pengaspalan jalan SPC – Bungo Tanjung sepanjang 513 meter.

     

    Selain itu, pengerasan fungsional jalan SPC – Bungo Tanjung sepanjang 1.000 meter, penyiapan badan jalan SPC – Bungo Tanjung sepanjang 7,9 Km, pengerasan fungsional jalan Ulak Makam – Koto Rayo sepanjang 1000 meter.

     

    Tidak hanya itu, bupati juga melewati jalan-jalan yang pengerasan fungsionalnya telah rampung, seperti jalan Pasar Rantau Panjang – Rantau Limau Manis sepanjang 1.843 meter.

     

    Sebelumnya bupati juga memantau pengaspalan jalan Simpang Gelanggang – Durian Lecah sepanjang 520 meter, pengaspalan jalan Kramat I Pamenang sepanjang 196 meter.

     

    Sedangkan dalam Kota Bangko, terdapat empat titik pengaspalan jalan yaitu, Jalan Diponegoro, Jalan Rangkayo Hitam, pemeliharaan jalan dalam kota dan Jalan Simpang Lubuk Gaung – Rantau Alai sepanjang 350 meter.

     

    Atas perbaikan jalan tersebut, masyarakat mengucapkan terimakasih kepada bupati Merangin, karena jalan yang menjadi ‘urat nadi’ perekonomian mereka telah lancar dilalui. Anak-anak pergi sekolah juga lancar.

     

    ‘’Semangat Pak Bupati. Alhamdulillah jalan kami sangat nyaman dilalui dan terimakasih banyak atas perbaikan jalan ini. Mantap Pak Bupati,’’ujar Maskur seorang pengendara sepeda motor yang bergoncengan dengan Faisal rekannya.

     

    Hal senada juga diungkapkan Ny Deby, seorang pengendara sepeda motor lainnya. Ibu beranak satu itu berterimakasih kepada bupati, karena jalannya tidak becek lagi dan mulus dilalui ketika mengantar anak pergi sekolah.(DA)

  • Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Apel Bulanan ASN, Tegaskan Kedisiplinan dan Penguatan Pelayanan Publik

    Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Apel Bulanan ASN, Tegaskan Kedisiplinan dan Penguatan Pelayanan Publik

    Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan apel bulanan yang wajib diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin (17/11/2025). Kegiatan rutin ini berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan diikuti ratusan ASN dari berbagai perangkat daerah.

    Apel dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, SE., MM, yang bertindak sebagai pembina apel. Sementara itu, petugas apel pada pelaksanaan bulan ini berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

    Menjaga kedisiplinan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik

    Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Apel Bulanan ASN, Tegaskan Kedisiplinan dan Penguatan Pelayanan Publik

    Dalam amanatnya, Wilson Faisol menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga integritas dan profesionalitas harus tetap dijaga.

    “Apel bulanan ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

    Pemerintah Kota Bandar Lampung Gelar Apel Bulanan ASN, Tegaskan Kedisiplinan dan Penguatan Pelayanan Publik

    Selain penyampaian arahan, apel bulanan juga menjadi sarana koordinasi untuk memastikan program-program pemerintah daerah berjalan optimal. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, penuh tanggung jawab, dan menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kinerja birokrasi.

    Dengan terlaksananya apel bulanan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat, sejalan dengan visi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, responsif, dan berintegritas.

  • Unila Gelar Workshop Implementasi Balanced Scorecard Perkuat Sistem Perencanaan

    Lampung – Universitas Lampung (Unila) melalui bidang perencanaan menyelenggarakan workshop Implementasi Balanced Scorecard (BSC) dalam Sistem Perencanaan Unila, pada Senin, 17 November 2025, bertempat di lantai empat Gedung Rektorat kampus setempat.

    Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola perencanaan strategis universitas, seiring dengan diterapkannya BSC dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Unila 2025–2029.

    Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI), Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., saat membuka kegiatan menyampaikan Unila sedang memasuki fase strategis dalam siklus perencanaannya.

    Ia menjelaskan, Renstra terbaru telah mengadopsi pendekatan balanced scorecard dan key performance indicators (KPI) sebagai metode utama pengelolaan strategi.

    Dengan demikian, seluruh unit kerja baik fakultas, biro, lembaga, maupun Unit Penunjang Akademik (UPA) dituntut untuk menyelaraskan visi, misi, nilai, dan sasaran strategisnya dengan arah kebijakan Unila.

    Menurutnya, BSC bukan sekadar alat pelaporan, tetapi instrumen manajemen strategis yang mendorong transformasi berkelanjutan sebagaimana telah banyak diterapkan institusi besar di tingkat nasional maupun internasional.

    Prof. Ayi dalam sambutannya menekankan pentingnya memastikan strategic focus, critical success factors, peta strategis, serta indikator kinerja di tingkat unit selaras dengan sasaran strategis Unila.

    Keselarasan atau alignment tersebut menjadi kunci agar kebijakan universitas dapat diturunkan secara konsisten hingga level operasional, mulai dari penyusunan program, rencana kerja dan anggaran tahunan, hingga kontrak kinerja pada seluruh level organisasi.

    Ia menambahkan, berbagai kegagalan kinerja sering kali bukan disebabkan kurangnya strategi, melainkan lemahnya internalisasi, ketidaktepatan indikator, serta minimnya mekanisme monitoring dan evaluasi.

    Karena itu, workshop ini digelar untuk meningkatkan kapasitas unit dalam memetakan perspektif strategis, mengidentifikasi risiko, menyusun indikator kinerja kegiatan, serta menurunkan KPI universitas menjadi KPI unit yang relevan, terukur, dan realistis.

    Prof. Ayi berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk memperkuat tata kelola perencanaan Unila. Ia menegaskan, BSC tidak akan memberikan dampak signifikan tanpa komitmen bersama untuk menjalankannya secara konsisten dan berkelanjutan.

    “Strategi hanya akan menjadi dokumen apabila tidak diturunkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.

    Dengan semangat continuous improvement, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi, berinovasi, serta bersungguh-sungguh dalam membangun Unila agar semakin kompetitif, adaptif, dan berdampak.

    Kegiatan ini dihadiri para dekan dan wakil dekan di lingkungan Unila, perwakilan ketua lembaga, kepala unit penunjang akademik, serta tim perencanaan di tingkat universitas dan fakultas.

    Seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan hasil workshop ini dalam penguatan sistem perencanaan menuju Unila yang berkelas dunia, unggul, dan berkelanjutan.

  • Pascasarjana Gelar Asesmen Lapangan Reakreditasi Prodi S-2 MIP3M

    Lampung – Program Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) menggelar Asesmen Lapangan (AL) Reakreditasi Program Studi S-2 Magister Ilmu Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat (MIP3M), pada Senin, 17 November 2025, di ruang sidang lantai satu, Gedung Pascasarjana Unila.

    Kegiatan merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai upaya peningkatan mutu dan pengakuan terhadap kualitas pendidikan tinggi.

    Hadir secara langsung dalam kegiatan ini para asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Siti Nurbayani K., M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia selaku Asesor 1 dan Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos., M.Si. dari Universitas Jenderal Soedirman selaku Asesor 2 didampingi Staf BAN-PT Jakarta Elok Roslita Sari.

    Dari Unila, acara dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Direktur Program Pascasarjana beserta jajaran, Kepala LPMPP, perwakilan Kepala LPPM, para Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), Koordinator Prodi S-2 MIP3M serta Koordinator Prodi S-2/S-3 Multidisiplin, para dosen, mahasiswa, alumni, serta tenaga kependidikan program Pascasarjana.

    Prof. Dr. Ayi Ahadiat dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat pimpinan dan seluruh warga Unila dalam penjaminan mutu pendidikan.

    Ia menyoroti sejumlah langkah strategis yang terus dilakukan, mulai dari kehadiran aktif pimpinan dalam seluruh tahapan akreditasi, pemberian penghargaan atas capaian akreditasi nasional dan internasional, hingga keterlibatan komprehensif seluruh elemen perguruan tinggi dalam peningkatan mutu.

    Ia juga menyampaikan berbagai upaya seperti konsultasi dengan kementerian terkait penjaminan mutu, sinergi dan revitalisasi sarana dan prasarana menjadi bagian penting dalam mendukung mutu pendidikan.

    Prof. Ayi berharap kegiatan asesmen lapangan ini berjalan lancar dan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja Unila, khususnya Prodi S2 MIP3M.

    Ia menegaskan, hasil asesmen ini akan menjadi dasar penting bagi Unila dalam memperkuat komitmen peningkatan serta penjaminan mutu di tingkat program studi maupun perguruan tinggi secara keseluruhan.

  • Teng !!! Operasi Zebra 2025 Digelar. Polres Merangin Minta Pengendara Tertib Dalam Berlalulintas

     

     

    Merangin merangin.satukomando.com/  – Jambi. Kepolisian Resor (Polres) Merangin melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra 2025 yang digelar dilapangan apel Polres Merangin pada Senin (17/11/2025) pagi.

     

    Operasi Zebra 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 17 s/d 30 November 2025. Operasi ini dilaksanakan secara serentak dan terpusat di seluruh Indonesia, ditandai dengan apel gelar pasukan yang melibatkan unsur-unsur terkait dalam pelaksanaan Operasi Zebra 2025.

     

    Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Operasi Zebra Siginjai 2025 merupakan bagian dari strategi nasional Polri dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru.

     

    “Operasi ini tidak semata-mata penegakan hukum, tetapi juga langkah edukatif dan preventif untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan keselamatan di jalan sebagai budaya bersama, sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin dalam berlalu lintas menjelang libur panjang Nataru,” ujar Kapolres Merangin, Senin (17/11/2025).

     

    Kegiatan ini mengusung tema besar “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin 2025”, dengan tujuan utama menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban di jalan raya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

     

    Sementara itu Kasat Lantas Polres Merangin AKP Iwan Wahyudi,S.H.,M.H menekankan bahwa operasi kali ini dilakukan dengan pendekatan humanis dan edukatif, namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas sehingga tujuan dari operasi ini bisa tercapai.

     

    “Kami menekankan kepada seluruh personil yang terlibat agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, tulus dan ikhlas sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik. Pada kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif, selain penindakan, kami juga memberikan edukasi dan penyuluhan kepada anak-anak sekolah, komunitas motor, dan komunitas mobil agar mempunyai kesadaran tertib dalam berlalu lintas,” jelasnya.

     

    Adapun sasaran utama (Target Operasi) pelanggaran kasat mata dalam Operasi Zebra 2025 Polres Merangin meliputi:

    1. Menggunakan hand phone (HP) saat berkendara.

    2. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.

    3. Knalpot brong atau yang tidak sesuai dengan Spesifikasi

    4. Pengendara tanpa helm

    5. Tidak menggunakan sabuk pengaman

    6. Pengemudi di bawah umur

    7 Pelanggaran rambu marka dan lampu lalu lintas

    8. Berkendara melawan arus

    9. Berkendara tanpa dilengkapi surat kendaraan

    10. Kendaraan over load dan over dimensi

    11. Berboncengan lebih dari satu

    12. Melampaui batas kecepatan.

     

     

    Selain itu, Polres Merangin juga tidak lupa mengimbau dan mengingatkan seluruh masyarakat. Khususnya pengendara kendaraan, agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.

     

    "Kita menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pelaksaan operasi ini dengan patuh dan tertib berlalu lintas. Tentunya bukan hanya pada masa operasi saja," tutup Kasat Lantas.

     

     

     

    (DA)

  • Babinsa Koramil 04/Sarolangun Bersama Warga Patroli Daerah Rawan Longsor dan Banjir

     

     

    Sarolangun merangin.satukomando.com/ – Hujan deras dengan intensitas yang tinggi beberapa hari terakhir sering mengguyur wilayah Sarolangun terutama di Desa Bernai Luar baik siang ataupun malam hari.

     

    Dengan cuaca yang tidak menentu tersebut, Babinsa Koramil 420-04/Sarolangun Kodim 0420/Sarko Sertu Akil Lukman bersama Warga melaksanakan patroli di titik dan daerah rawan longsor dan banjir di Desa Bernai Luar Kec. Sarolangun Kab. Sarolangu.

     

    Babinsa Sertu. Akil Lukman mengatakan, pihaknya dalam upaya memonitor dan mengantisipasi terjadinya bencana longsor melakukan pengecekan ke tempat tempat rawan bencana serta menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat.

     

    “hari ini kami, Babinsa dan warga melakukan patroli mendatangi titik-titik atau daerah rawan longsor, sekaligus kami juga menyampaikan himbauan agar para warga waspada dan hati-hati terhadap situasi cuaca hujan, khususnya warga yang tinggal dan melintas di daerah rawan longsor dan banjir” ujarnya.

     

    Menurutnya, dengan memantau dan memonitoring langsung daerah rawam bencana, akan bisa menjadi langkah awal untuk melakukan langkah antisipasi terhadap adanya kerugian akibat bancana.

     

    “Selain melakukan patroli, juga dilaksanakan sosialisasi dan himbauan kepada warga yang berada di sekitar bantaran sungai tembesi, dalam rangka mengantisipasi akibat banjir dan mengurangi resiko adanya korban jiwa,” ujar Babinsa.(DA)

  • Cindi Ratna Putri, Lulusan Terbaik Magister Pendidikan Fisika Unila Periode II 2025

    Lampung – Cindy Ratna Putri, mahasiswi Program Studi Magister Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), meraih predikat lulusan terbaik kesatu program pascasarjana, pada wisuda periode II tahun akademik 2025/2026.

    Ia berhasil menyelesaikan studi hanya dalam waktu 1,9 tahun dengan total skor 320 dan predikat Pujian.

    Inovasi risetnya tertuang dalam tesis berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Energi Terbarukan Berbasis Ethnoscience Bio-CSB (Conch Shell Battery) dalam Pembelajaran STEM-PJBL untuk Melatih Creative Thinking Skill dan Entrepreneurial Skill,”, melalui riset, ini Cindi ingin meneliti potensi lain dari limbah kerang.

    Ia tertarik mencari tahu apakah limbah tersebut dapat dimanfaatkan lebih jauh, bukan hanya sebagai hiasan atau pupuk seperti yang biasa dilakukan masyarakat pesisir.

    Cindi memilih FKIP Unila untuk melanjutkan studinya karena sebagai guru fisika, ia merasa lingkungan akademik tersebut memberi ruang dan kesempatan untuk memperdalam teori fisika dan mengembangkan.

    Dalam perjalanan studinya, Cindi mengaku tidak pernah menargetkan diri menjadi wisudawan terbaik.

    Ia hanya berusaha bekerja keras dan tidak menyerah terhadap proses penelitian yang dijalaninya sehingga berhasil menyelesaikan studi selama kurang lebih 1,9 tahun didukung bimbingan dosen dan orang-orang terdekat.

    “Saya hanya bertekad penelitian ini bisa selesai dengan baik dan tepat waktu. Alhamdulillah ternyata dari proses sederhana itu Allah hadiahkan hasil yang lebih besar dari yang saya bayangkan,” ungkapnya.

    Tantangan terbesar yang Cindi hadapi selama studi adalah membagi waktu antara mengajar di sekolah, kuliah, penelitian, dan bimbingan. Untuk mengatasinya, ia selalu disiplin menjadwalkan setiap hal yang harus dikerjakan serta menyelesaikan tugas-tugas kecil di waktu luang.

    Setelah meraih gelar magister, Cindi berencana untuk fokus mengimplementasikan ilmu yang telah didapat, serta memperbaiki cara mengajar. Ia siap mengambil kesempatan untuk berkembang lebih jauh di masa depan.

    Cindi juga menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya. “Jangan takut revisi, jangan malu bertanya, dan jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain. Tetap konsisten, jaga niat, dan percaya kalau usaha kecil yang terus dilakukan akan membawa kamu ke hasil yang besar.”

  • Gubernur Lampung Apresiasi Kajian Malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie: “Masa Depan Negara Ada pada Generasi Mudanya”

    Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi kegiatan Kajian Malam Minggu yang rutin diselenggarakan Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie Lampung. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi oleh para anak muda ini sebagai wadah positif untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa.

    “Kalau suatu daerah mau baik, maka agama umatnya dulu yang harus diperbaiki,” ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kajian tersebut pada Sabtu, 15 November 2025.

    Ia menegaskan bahwa peran pemuda dalam kegiatan keagamaan sangat penting untuk menentukan arah masa depan daerah dan negara.

    “Saya sangat bangga, apalagi ini pengajian malam Minggu. Saya tahu kegiatan ini lahir dari inisiatif anak-anak muda,” tambahnya.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah yang hadir.
    “Kalau mau lihat masa depan suatu negara, lihat anak-anak mudanya,” ucapnya.

    Koordinator Kajian Malam Minggu, Febrian Maulana Putra, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi atas kehadiran dan dukungan langsung dari Gubernur Lampung dan jajaran.

    “Kehadiran Gubernur dan jajaran menjadi semangat bagi kami untuk terus maju. Terima kasih atas support yang diberikan kepada kajian malam Minggu ini,” kata Febrian.

    Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah menjadi motivasi bagi para pemuda untuk terus mengembangkan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Al-Bakrie.

    Kajian malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie akan terus digelar secara rutin sebagai upaya memperkuat literasi keagamaan, mempererat silaturahmi, serta membentuk karakter remaja dan pemuda agar semakin aktif dalam kegiatan positif.

    Kegiatan ini turut didukung oleh Forum Pemuda Lampung Maju, HIPMI Syari’ah Provinsi Lampung, KNPI, BKPRMI Provinsi Lampung, Infokyai Team, dan Serabutan Team.