Blog

  • Babinsa Bersama PPL Dan Petani Lakukan Penanaman Padi Wujudkan Ketahanan Pangan Di Wilayah Limun

     

     

     

    Sarolangun merangin.satukomando.com/ – Limun.Senin (24/06/2025)Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian yang ada di wilayah binaan anggota Babinsa Koramil 420-02/Muara Limun Serda Maskur bersama Petugas Penyuluh Lapangan dan petani lakukan penanaman padi secara bergotong royong di lahan milik kelompok tani Bina Bersama Dua yang berada di Dusun Baru Desa Lubuk Sepuh Kecamatan Pelawan.

     

    Kehadiran Babinsa di tengah-tengan warganya untuk memberikan motivasi dan semangat agar para petani tetap melakukan penanaman padi meski di tengah berbagai tantangan yang ada.

     

    Kegiatan Ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong swasembada pangan yang ada di wilayah.

     

    Adapun jenis padi yang ditanam di lahan seluas 5 hektar adalah varitas Infara tiga dimana varitas tersebut memiliki keunggulan selain memiliki rasa yang pulen juga tahan terhadap berbagai serangan hama wereng dan umur tanam yang pendek.

     

    Serda Maskur menyampaikan pendampingan yang dilakukan salah satu wujud kepedulian dan perhatian TNI terhadap warga petani yang ada diwilayah binaan sehingga ketahanan pangan dapat terwujud dan bisa memenuhi serta mencukupi kebutuhan warga masyarakat akan kebutuhan beras, selain itu juga memiliki dampak yang baik buat kesejahteraan petani ujarnya.

     

    Hal tersebut juga di sampaikan oleh petugas penyuluh lapangan Mira bahwa pendampingan dari berbagai pihak termasuk Babinsa sangat membantu petani dalam menerapkan teknik budidaya padi yang baik dan meningkatkan hasil produksi.

     

    Dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa sangat membantu petani karena selaku aparatur kewilayahan ikut turut terjun langsung kesawah bersama petani ucapnya.

     

    Diharapkan melalui kolaborasi antara aparat TNI, petugas pertanian dan petani apa yang menjadi program pemerintah akan ketahanan pangan di wilayah dapat terwujud.(DA)

  • UPA LUK Gelar Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi bagi Mahasiswa

    Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., membuka acara mewakili Rektor Unila. Hadir pula para wakil dekan Fakultas Pertanian dan Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Uji Kompetensi.

    Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. Amrizal, S.T., M.T., Kepala UPA LSP‑P1 Unila. Fakultas Pertanian menyelenggarakan 2 skema

    Peningkatan daya saing dan kesiapan lulusan menghadapi iklim kerja dinamis menjadikan sertifikasi kompetensi sebagai persyaratan penting sesuai UU Pendidikan Tinggi dan Permendikbudristek No. 6/2022.

    Prof. Amrizal dalam presentasinya menjelaskan, sejak berdiri tahun 2025, LSP‑P1 Unila berkembang dari dua skema menuju empat skema sertifikasi, dengan rencana ekspansi hingga 94 skema mencakup bidang teknis dan profesional.

    Sertifikasi berlaku sebagai bukti keahlian resmi melalui uji kompetensi dan sertifikat legal, sekaligus sebagai pendamping ijazah dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang meningkatkan nilai lulusan di pasar kerja.

    Prof. Amrizal menegaskan, mekanisme sertifikasi mahasiswa dibangun sesuai standar BNSP, memastikan prosedur pendaftaran mahaasiswa dan pelaksanaan asesmen berjalan transparan dan sistematis.

    Acara ini menandai komitmen Unila untuk menyiapkan lulusan tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional teruji yang diakui dalam dunia kerja, turut memperkuat relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan industri nasional.

  • Protes Menguat, Masyarakat dan Keuchik di Aceh Timur Tolak Bimtek Rp17 Juta ke Lombok

    Aceh Timur – merangin.satukomando.com/ Penolakan keras datang dari sejumlah kepala desa dan masyarakat di Aceh Timur terkait kewajiban mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tahunan ke Lombok yang menelan biaya hingga Rp17 juta per peserta.

    Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Aceh Timur, Saiful Anwar, menyebut program ini tidak relevan dan hanya formalitas.

    “Tidur di hotel, dengar materi tak aplikatif, lalu pulang. Tak berdampak apa pun ke pelayanan masyarakat,” ungkap salah satu kepala desa.

    Bahkan, dana Bimtek disebut langsung dipotong dari pagu Dana Desa, sehingga mengganggu anggaran pembangunan dan pemberdayaan gampong.

    Tokoh masyarakat juga mempertanyakan lokasi pelatihan:

    “Mengapa harus ke Lombok? Padahal bisa dilakukan di Aceh dengan biaya jauh lebih murah,” tegas warga Idi Tunong.

    Saiful Anwar mendesak audit menyeluruh dan evaluasi total atas kebijakan Bimtek:

    “Kami minta aparat hukum dan inspektorat segera turun. Ini pemborosan uang rakyat,” ujarnya.

    Masyarakat berharap kebijakan ke depan lebih berpihak pada kepentingan desa, bukan sekadar jalan-jalan menghabiskan anggaran.

  • Terungkap! Cik Malik, Safar, dan Daud Diduga Bos Besar Narkoba di Muara Bungo

    MUARA BUNGO – merangin.satukomando.com/ Peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan setelah polisi menangkap tiga orang yang diduga kuat sebagai bandar dan pengedar. Kasus ini pun membuka tabir identitas para aktor besar di balik jaringan narkotika di wilayah tersebut.

    Dari hasil penyelidikan Satresnarkoba Polres Bungo, terungkap nama Cik Malik yang disebut sebagai salah satu bos besar pengedar sabu di wilayah Lubuk Tenam, Kampung Lereng, dan Kampung Lubuk. Ia disebut memiliki beberapa kaki tangan, antara lain Robi, Rahim, dan Unyil, yang bertugas mengedarkan barang haram tersebut di kampung-kampung. Selain Cik Malik, dua nama lain yang juga disebut sebagai bandar besar adalah Safar dan Daud.

    Polisi berhasil meringkus tiga orang pelaku, yakni M. Frand Falefi (28), seorang honorer Damkar yang tinggal di Tanjung Gedang, Kecamatan Pasar Muara Bungo; Alfanji (29), warga BTN Royal Asri, Pal 9 Bungo; dan Hendriyanto (47), warga Dusun Manggis, Kecamatan Bathin III. Ketiganya disebut sebagai pemain lama yang telah meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Bathin III.

    Penangkapan dilakukan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan warga setempat. Polisi kemudian menggeledah para pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti, sebelum membawa mereka ke Mapolres Bungo untuk proses hukum lebih lanjut.

    Dari hasil pemeriksaan, M. Frand Falefi mengaku mendapatkan sabu dari Safar di Dusun Lubuk Tenam sebanyak 10 gram dengan harga Rp6.800.000. Barang haram tersebut ia dapatkan dengan sistem konsinyasi — yakni dibayar setelah laku terjual. Komunikasi antara Frand dan Safar dilakukan melalui ponsel pribadi.

    Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian guna membongkar seluruh jaringan peredaran narkotika yang diduga melibatkan banyak pihak di Kabupaten Bungo.

  • Ditjen Bina Keuda Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran

    JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menunjukkan komitmen dan keunggulannya dalam pelaksanaan anggaran. Hal ini dibuktikan dengan torehan prestasi gemilang dalam mempertahankan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan ‘Workshop Sinergi dan Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2025′ di Kantor KPPN Jakarta IV, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/06/2025).

    Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia yang diserahkan secara lansung oleh Kepala KPPN Jakarta IV Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Bapak Made Cana Armaya.

    Dalam kegiatan yang digelar oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV, Ditjen Bina Keuda berhasil mempertahankan prestasi tahun sebelumnya sebagai satuan kerja dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik untuk kategori pagu anggaran Rp50 hingga 150 miliar Lingkup KPPN Jakarta IV Tahun 2024 yang menduduki peringkat pertama.

    Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Bapak Agus Fatoni mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi seluruh satuan kerja di lingkungan Ditjen Bina Keuda.

    “Saya mengucapkan terima kasih atas prestasi dan kinerja pengelolaan keuangan dan anggaran pada Ditjen Bina Keuda. Terima kasih kepada semua pegawai dan tim yang telah bekerja keras. Semoga penghargaan ini bisa menambah motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan sehingga kita bisa mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Fatoni.

    Sebai Informasi, IKPA adalah indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga. Penghargaan ini diberikan setiap tahun atas prestasi kinerja pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga masing-masing.

    Penilaian IKPA mencakup 3 (tiga) Aspek berupa: Kualitas Perencanaan Anggaran, Kualitas Pelaksanaan Anggaran, dan Kualitas Hasil Pelaksanaan Anggaran yang terdiri dari 8 Indikator berupa: Revisi DIPA, Deviasi Halaman III DIPA, Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP/TUP, dan Capaian Output. IKPA bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara efisien, efektif, dan akuntabel. Tujuan ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dari anggaran negara memberikan manfaat maksimal, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

    Selain itu, tujuan pelaksanaan IKPA di antaranya adalah untuk kelancaran pelaksanaan anggaran, mendukung manajemen kas dan meningkatkan kualitas laporan keuangan (LKKL/LKPP).

  • Danrem 043/Gatam Dilantik sebagai Dewan Kehormatan PMI Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030

    Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., resmi dilantik sebagai Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PMI Pusat, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, dalam upacara yang berlangsung khidmat di Mahan Agung, kediaman resmi Gubernur Lampung, pada Senin (23/06/2025).

    Pelantikan ini merupakan bagian dari agenda pengukuhan kepengurusan PMI Provinsi Lampung yang baru. Dalam sambutannya, Ketua Umum PMI Pusat menekankan pentingnya sinergi antara PMI dan TNI dalam menjalankan misi kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pelayanan donor darah di tengah masyarakat.

    Brigjen TNI Rikas Hidayatullah dalam kapasitasnya sebagai Dewan Kehormatan PMI menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan serta komitmennya untuk mendukung penuh seluruh program kemanusiaan PMI di Provinsi Lampung.

    “Penugasan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya siap bersinergi dan memberikan dukungan maksimal demi kelancaran misi kemanusiaan PMI di Provinsi Lampung yang sama-sama kita cintai,” ujar Brigjen Rikas.

    Acara pelantikan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, pengurus PMI pusat dan daerah, serta perwakilan organisasi masyarakat dan relawan PMI.

    Pelantikan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kekuatan kemanusiaan yang tangguh dan terintegrasi di Bumi Ruwa Jurai.

  • Kapolres Tanggamus Pimpin Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan Sambut Hari Bhayangkara ke-79

    Tanggamus – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Tanggamus melaksanakan upacara ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Kota Agung Timur, pada Senin pagi, 23 Juni 2025.

    Ziarah rombongan berlangsung khidmat dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.Si., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, personel Polres dan Polsek jajaran, serta ASN di lingkungan Polres Tanggamus.

    Kegiatan diawali dengan kedatangan pimpinan ziarah ke lokasi upacara, dilanjutkan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga oleh pimpinan ziarah sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan.

    Setelah itu, dilaksanakan penghormatan terakhir serta doa bersama. Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan, yang diawali oleh Kapolres Tanggamus dan diikuti seluruh peserta ziarah.

    Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan bahwa ziarah ini merupakan bagian dari tradisi yang sarat nilai dan makna, serta menjadi momentum penting untuk menanamkan semangat nasionalisme dan pengabdian kepada tanah air.

    “Ziarah ini bukan hanya seremonial, tetapi bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kami kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk bangsa ini. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya di Polres Tanggamus, untuk terus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan tulus,” ujar AKBP Rahmad Sujatmiko.

    Ia juga menambahkan bahwa Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momen introspeksi dan penyemangat bagi seluruh personel untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    “Kami berharap semangat Bhayangkara semakin kuat di hati seluruh anggota. Kita harus terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

    Upacara ziarah rombongan ini menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara di jajaran Polres Tanggamus yang akan berlangsung hingga puncak acara pada 1 Juli 2025 mendatang.

    Khoiri

  • Gubernur Lampung Perkuat Kerja Sama dengan Unpad, Dorong Peningkatan Jumlah Dokter Spesialis

    LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar pertemuan strategis dengan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur, Bandarlampung, Senin (23/6/2025). Pertemuan ini membahas upaya percepatan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Provinsi Lampung.

    Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Rahmat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Lampung melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan, khususnya dokter spesialis.

    “Kita sudah memiliki rumah sakit yang memadai dan peralatan medis yang lengkap. Tapi tanpa kehadiran dokter spesialis, semua itu tidak akan optimal,” ujar Gubernur.

    Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pelaksanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dengan melibatkan kolaborasi antara Universitas Padjadjaran, Universitas Lampung (Unila), dan RSUD Abdul Moeloek sebagai rumah sakit pendidikan utama.

    Gubernur Mirza menilai, kerja sama ini merupakan strategi penting untuk mempercepat penguatan tenaga medis di Lampung, baik melalui pengembangan program pendidikan, peningkatan kompetensi, hingga pendampingan akademik bagi calon dokter spesialis.

    “Dengan adanya program ini, kita ingin memperluas akses pendidikan dokter spesialis di dalam provinsi, agar pelayanan kesehatan semakin merata, bahkan hingga ke wilayah terpencil,” jelasnya.

    Ia menambahkan, salah satu target dari program ini adalah memberikan kesempatan bagi dokter umum yang sudah berpraktik di Lampung untuk melanjutkan pendidikan spesialis tanpa harus ke luar daerah.

    “Semua masyarakat Lampung, dimanapun berada, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” tegas Gubernur.

    Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapannya mendukung Lampung dalam membangun SDM kesehatan yang unggul.

    “Lampung sudah menjadi bagian dari keluarga besar Unpad. Ribuan mahasiswa asal Lampung telah belajar di Unpad, dan kami siap berkolaborasi lebih erat demi kemajuan pelayanan kesehatan di daerah,” ujar Prof. Arief.

    Ia juga menyebut banyak warga Lampung memiliki kedekatan budaya dengan Jawa Barat, yang menurutnya akan memperkuat hubungan antarlembaga dalam program kolaboratif ini.

    “Kami berharap program ini akan melahirkan lebih banyak dokter spesialis berkualitas yang siap mengabdi untuk masyarakat Lampung,” tutupnya.

  • Formandibula FKIP Unila Sukses Gelar BIOFEST 2025, Perkuat Citra Pendidikan Biologi di Kancah Nasional

    Lampung – Forum Mahasiswa Pendidikan Biologi (Formandibula) FKIP Universitas Lampung sukses menyelenggarakan Biology Festival (BIOFEST) 2025, yang menghadirkan rangkaian lomba akademik dan non-akademik tingkat SMA/MA se-Lampung dan nasional. Kegiatan berlangsung di Aula K FKIP Unila, dengan partisipasi aktif dari puluhan peserta serta dukungan penuh sivitas akademika.

    Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, BIOFEST merupakan program rutin dari Divisi Minat dan Bakat Formandibula yang bertujuan menjadi wadah pengembangan potensi pelajar dan mahasiswa di bidang biologi. Tahun ini, BIOFEST mempertandingkan empat kategori lomba: Olimpiade Biologi, Lomba Esai, Poster Digital, dan Storytelling. Total peserta mencapai 80 orang, terdiri dari siswa SMA/MA, mahasiswa, dan peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia.

    Tak sekadar ajang kompetisi, BIOFEST juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unila kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, Formandibula berupaya mendorong eksistensi dan daya tarik program studi, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dan institusi.

    “BIOFEST bukan hanya tentang lomba, tapi juga tentang membangun ruang kolaboratif dan kreatif bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang biologi dan pendidikan,” ujar salah satu panitia pelaksana.

    Dengan semangat inovatif dan kolaboratif, BIOFEST 2025 diharapkan terus menjadi agenda unggulan tahunan yang menjembatani hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya kecintaan generasi muda terhadap ilmu biologi dan dunia pendidikan.

  • Di Dermaga Makam Orang Kayo Hitam, Wakapolda Jambi Pimpin Upacara Tabur Bunga Peringatan Hari Bhayangkara ke-79

    Jambi – merangin.satukomando.com/ Dalam nuansa khidmat dan penuh makna spiritual, Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim memimpin upacara Tabur Bunga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, yang dilaksanakan di Dermaga Makam Orang Kayo Hitam, salah satu tokoh besar dalam sejarah dan peradaban Jambi Senin (23/6/2025).

    Upacara tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan pendahulu, tetapi juga sebagai pengingat bagi setiap insan Bhayangkara untuk terus meneladani semangat perjuangan, keikhlasan pengabdian, serta cinta tanah air.

    Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Dirpamobvit, Kabid Kum, Kabid, Kabid Keuangan, Dirpolairud Kombes Pol Agus Tri Waluyo, dan Kapolres Tanjab Timur AKBP Maulia Wicaksono.

    Seluruh peserta upacara mengenakan PDU IV, mencerminkan kekhidmatan dan penghormatan tinggi terhadap nilai-nilai sejarah dan spiritualitas leluhur Jambi.

    Usai prosesi tabur bunga, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar dermaga.

    Bantuan ini merupakan simbol kepedulian dan empati Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

    “Melalui momentum ini, kami ingin menyampaikan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat. Polri hadir tidak hanya dengan kekuatan, tetapi dengan cinta kasih,” ungkap Wakapolda Jambi saat diwawancarai.

    Selanjutnya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim juga menyampaikan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi keluarganya, lingkungan dan orang lain.

    Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polda Jambi, terlebih di tengah dinamika kehidupan saat ini.

    Dalam semangat Hari Bhayangkara ke-79, Polri terus berkomitmen untuk semakin Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam pelayanan kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung nilai kemanusiaan, keimanan, dan kebersamaan sebagai pilar utama dalam bertugas.

    Melalui kegiatan seperti ini, Polri berharap dapat terus menumbuhkan rasa kepercayaan dan kecintaan masyarakat, bahwa Polri bukan hanya pelindung, tetapi juga pelayan yang siap hadir dengan hati.