Kategori: Lampung

  • Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

    BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai-nilai adat istiadat, keluarga besar Saibatin Marga Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Brak menggelar kegiatan silaturahmi pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

    Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang berkumpulnya para tokoh adat, perwakilan raja-raja, serta masyarakat Buay Belunguh dari berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan warga yang menetap di Kota Bandar Lampung.

    Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya:

    1. Muhammad Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti
    2. Hj. Yusnani Barlian PN gelar Ratu Indoman Marga
    3. Perwakilan Raja-raja dari marga Buay Belunguh Jak Kenali Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus serta Warga Buay Belunguh yang berada di Kota Bandar Lampung.

    Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

    Dalam sambutannya, Ina Dalom Hj. Yusnani Barlian PN menegaskan bahwa Paksi Pak Skala Brak terdiri dari empat paksi utama: Buay Belunguh, Buay Pernong, Buay Bejalan di Way, dan Buay Nyerupa. Ia menekankan bahwa tidak ada paksi lain di luar empat tersebut yang termasuk dalam struktur adat resmi Paksi Pak Skala Brak.

    “Empat Paksi ini bersatu dalam semboyan: Bersatu Tidak Bersekutu, Berpisah Tidak Bercerai,” ujar Hj. Yusnani.

    Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

    Sementara itu, Suttan Junjungan Sakti Buay Belunguh, Drs. Yanuar Firmansyah, mengumumkan penunjukan generasi penerus adat, yakni Erik Budiman Utama yang menyandang gelar Pangeran Djaya Lampung III, serta Muhammad Mahatir sebagai pemapah.

    Ia juga menekankan pentingnya menjalin silaturahmi lintas generasi demi menjaga eksistensi dan kelestarian adat istiadat Saibatin Marga Buay Belunguh.

    “Silaturahmi ini adalah amanat leluhur yang harus terus dirawat oleh anak cucu agar adat tetap hidup dan dihormati dalam kehidupan masyarakat,” kata Yanuar Firmansyah.

    Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

    Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda semangat bersama keluarga besar Buay Belunguh untuk terus menjaga marwah adat dan memperkuat persatuan dalam bingkai budaya Lampung yang luhur.

  • Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Putra Jaya Umar Reses di Mulya Asri Tubaba

    TUBABA – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Lampung dari daerah pemilihan (dapil) VI meliputi kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Tulang Bawang (Tuba), dan kabupaten Mesuji.

    Penyerapan aspirasi rakyat (Reses) yang dilakukan tersebut di laksanakan pada beberapa titik lokasi di kabupaten Tubaba salah satunya yaitu di kelurahan Mulya Asri, kecamatan Tulang Bawang Tengah, kabupaten setempat pada Jum’at, 25/07/2025 siang.

    Acara yang diselenggarakan di kelurahan Mulya Asri tersebut dilaksanakan di kediaman bapak Sentot. Dengan dihadiri ratusan masyarakat kelurahan setempat, tokoh adat, agama, pemuda, lurah Mulya Asri yang diwakili oleh sekretaris kelurahan Sapuan, serta aparatur setempat.

    Dalam sambutannya Hi. Putra Jaya Umar, S.T. yang akrab disapa Abi Putra itu memaparkan sejumlah kinerjanya untuk menyuarakan aspirasi rakyat pada daerah dapilnya tersebut. Diantaranya telah berupaya mendorong pihak PT. Perusahan Listrik Negara (PT.PLN) untuk melakukan penambahan daya dan tiang listrik yang ada di kelurahan Mulya Asri.

    Mengingat pada tahun sebelumnya berdasarkan usulan masyarakat yang ada di dapilnya mengharapkan agar bisa mendapatkan tambahan tiang listrik. Hal itu telah diusulkan dan saat ini tengah proses tiang sudah masuk tinggal menunggu pemasangan.

    Kemudian beberapa warga lainnya juga mengusulkan adanya perbaikan jalan lingkungan mereka yang notabenenya adalah wewenang pemerintah kabupaten bukan propinsi. Namun dirinya Hi. Putra Jaya Umar, S.T. merespon hal tersebut dengan positif. Dirinya akan menghubungi pihak pemerintah atau dinas terkait agar dapat menindaklanjuti jalan lingkungan yang masih perlu perbaikan.

    Ia merupakan wakil rakyat dari fraksi Golkar komisi I meliputi mitra kerja pada bidang Hukum, keamanan, BPN, dan Kesbangpol. Dalam hal keamanan dirinya menyebut aparat keamanan baik TNI/ POLRI telah bekerja dengan baik dan kita perlu apresiasi. (Red)

  • Reses Tahap II 2025, Hanifal Serap Aspirasi Warga Tiyuh Way Sido Tubaba

    TULANG BAWANG BARAT — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifal, S.P., menggelar Reses Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Kegiatan kali ini dilaksanakan di dua titik, yakni halaman Masjid Al-Hijroh dan kediaman simpatisan Partai Demokrat di Tiyuh Way Sido, Kecamatan Tulang Bawang Udik.

    Dalam reses tersebut, Hanifal bertatap muka langsung dengan ratusan warga dan simpatisan Partai Demokrat, termasuk aparatur tiyuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat. Ia menyampaikan bahwa reses merupakan agenda resmi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di wilayah pemilihannya.

    “Saya hadir di sini untuk bersilaturahmi dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sebenarnya saya dijadwalkan bersama Ketua DPRD Tubaba, Busroni, dari Fraksi Demokrat, namun beliau berhalangan hadir karena mengikuti rapat paripurna terkait perubahan APBD serta penutupan Gebyar Budaya di Lapangan Tiyuh Pulung Kencana,” jelas Hanifal.

    Ia juga menjelaskan bahwa anggota DPRD Provinsi memiliki kewenangan reses hingga lima kali dalam setahun, berbeda dengan anggota DPRD Kabupaten/Kota yang melaksanakan reses tiga kali. Dalam setiap kesempatan tersebut, anggota dewan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

    Sejumlah usulan disampaikan warga Tiyuh Way Sido, khususnya dari Suku 5. Beberapa di antaranya adalah permintaan perbaikan jalan poros kabupaten, pembangunan tower masjid, pengadaan ambulans tiyuh, pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT), pembangunan sumur bor, serta pembuatan gorong-gorong dan mushola.

    Mbah Tio, salah satu tokoh masyarakat Suku 5, menyuarakan keresahan warga terkait kondisi jalan poros yang rusak.

    “Aspal jalan mulai mengelupas dan rusak parah. Kami khawatir bila tidak segera diperbaiki, kerusakannya akan semakin parah. Kami berharap Pak Hanifal bisa menyuarakan hal ini di tingkat provinsi,” ungkapnya.

    Menanggapi hal itu, Hanifal berkomitmen untuk mengawal aspirasi warga.

    “Aspirasi ini akan kami teruskan dan koordinasikan dengan Ketua DPRD Tubaba dan dinas terkait. Fokus kami adalah memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Reses ini menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat serta memastikan kebijakan pembangunan tepat sasaran berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

  • DPRD Provinsi Lampung Komisi I Tinjau Sengketa Tanah di Desa Way Huwi: Lapangan Sepak Bola dan Makam Dikuasai Perusahaan

    Lampung Selatan – Sebagai tindak lanjut dari audiensi masyarakat Desa Way Huwi dengan Komisi I DPRD Provinsi Lampung pada 10 Juni 2025 lalu, Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi, S.I.Kom., M.M., bersama anggota komisi, perwakilan BPKAD Provinsi Lampung, Camat Jati Agung, Kepala Desa Way Huwi M. Yani, serta puluhan warga melakukan kunjungan langsung ke lokasi yang menjadi objek sengketa, Selasa (22/7).

    Kunjungan lapangan ini bertujuan menindaklanjuti aduan masyarakat terkait klaim kepemilikan lahan oleh perusahaan terhadap dua fasilitas umum, yakni lapangan sepak bola dan tanah makam di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

    Kondisi lapangan sepak bola yang menjadi perhatian utama terlihat memprihatinkan. Ketua Komisi I, Garinca Reza Pahlevi, mengungkapkan keprihatinannya saat melihat langsung lokasi yang kini tidak dapat lagi diakses oleh warga.

    “Wah, benar ya… sudah ditutup rapat pakai pagar panel beton. Masyarakat tidak bisa lagi beraktivitas di lapangan ini. Bahkan, sudah ada tumpukan-tumpukan batu di tengah lapangan,” ucap Garinca dengan nada prihatin.

    Kepala Desa Way Huwi, M. Yani, turut memperkuat pernyataan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sudah hampir dua tahun terakhir masyarakat tidak dapat lagi menggunakan lapangan karena akses sepenuhnya ditutup oleh pihak perusahaan.

    “Inilah faktanya, Pak Dewan. Sudah hampir dua tahun lapangan ini tertutup total. Warga tidak bisa lagi bermain bola atau melakukan kegiatan apapun di sini,” jelasnya.

    Setelah meninjau lapangan, rombongan Komisi I DPRD Provinsi Lampung melanjutkan kunjungan ke lokasi makam yang juga diklaim oleh perusahaan sebagai bagian dari aset mereka. Di lokasi makam, terlihat ratusan nisan dan beberapa makam tua tanpa nisan, menunjukkan bahwa area tersebut telah lama digunakan oleh warga.

    “Ini adalah bukti nyata, bahwa tanah ini adalah milik masyarakat. Ada nisan bertuliskan tahun 1968, dan makam tua yang jelas sudah ada jauh sebelum perusahaan masuk sekitar tahun 1996,” tegas Kepala Desa M. Yani.

    Menanggapi temuan di lapangan, anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, S.H., M.H., menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga hingga persoalan ini menemukan penyelesaian yang adil.

    “Kami berkomitmen untuk terus mengawal perjuangan masyarakat Way Huwi. Harapan kita semua, fasum dan fasos seperti lapangan sepak bola serta tanah makam ini bisa sepenuhnya dikembalikan untuk kepentingan warga,” ungkapnya.

    Komisi I DPRD Provinsi Lampung berjanji akan menindaklanjuti hasil kunjungan ini dalam rapat internal dan mendorong penyelesaian administratif dan hukum terhadap status kepemilikan lahan. Masyarakat berharap kehadiran wakil rakyat ini dapat membawa keadilan atas hak-hak mereka yang selama ini terabaikan.

  • Hanifal, S.P Anggota DPRD Provinsi Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan

    TUBABA – Kegiatan Sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dilaksanakan di Tiyuh Gunung Timbul, kecamatan Tumijajar, kabupaten tulang bawang Barat (Tubaba) yang akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 oleh Hanifal anggota DPRD Provinsi Lampung daerah pemilihan VI Tulang Bawang Barat yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Selasa 22/7/2025

    Dalam kegiatan tersebut Penyampaian materi tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, Diskusi dan tanya jawab dengan masyarakat, Penjelasan tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

    Hanifal, S.P menyampaikan ” Dalam kegiatan ini saya selaku anggota DPRD Provinsi Lampung pemaparan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, karena janji saya dahulu kepada masyarakat dan kelompok wanita tani (KWT) alhamdulillah sudah saya realisasikan berupa sumur bor 1 unit dan hiburan berupa jalan-jalan”. Ucap Hanifal

    Lanjut Hanifal” harapan saya kepada masyarakat agar dapat mengamalkan Pancasila dan bangunan seperti sumur bor tolong di rawat dan di jaga.” Harap Hanifal, S.P

    Tria Ayuni ketua KWT menyampaikan ” Kami KWT Tiyuh Way Sido mengucapkan terimakasih banyak kepada Hanifal selaku anggota DPRD Provinsi Lampung atas sosialisasinya dan bantuanya.” Ucap Tria ketua KWT. (Mar)

  • DPRD Lampung Bahas Usulan Perda Anti-LGBT, Dapat Dukungan dari Sejumlah Ormas

    LAMPUNG — Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, SE., MBA menerima audiensi Masyarakat Lampung Anti-LGBT (LA-LGBT) dalam rangka pembahasan usulan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anti-LGBT. Pertemuan digelar di Ruang Rapat Komisi DPRD Lampung, Senin (21/7/2025), dan turut dihadiri anggota DPRD Syukron Muchtar, LC., M.Ag dari Fraksi PKS.

    Dari pihak LA-LGBT, hadir Koordinator Umum Habib Umar Assegaf bersama sekitar 27 anggota pengurus. Dalam pertemuan tersebut, LA-LGBT menyampaikan kekhawatiran terhadap fenomena LGBT yang dinilai bertentangan dengan norma agama, budaya, dan sosial masyarakat Lampung.

    Habib Umar menegaskan bahwa gerakan ini telah dimulai sejak deklarasi LA-LGBT pada 25 Juni 2025, yang kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Akbar pada 3 Juli 2025 di Gedung Darmajaya. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan sejumlah ormas Islam, pondok pesantren, dan tokoh masyarakat.

    “Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk MUI, Muhammadiyah, NU, dan ormas Islam di beberapa kabupaten. Ini bagian dari upaya membangun sinergi untuk mendorong regulasi yang melindungi nilai-nilai luhur masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Pengda TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Nurhasanah, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh proses pembentukan Perda tersebut. “Kami ingin Raperda ini menjadi pijakan hukum yang kuat untuk melindungi generasi muda dari pengaruh yang kami anggap negatif,” katanya.

    Koordinator Bidang Hukum LA-LGBT, Misbahul Anam, M.H., menambahkan bahwa gerakan mereka bukan dilandasi kebencian, melainkan sebagai bentuk respons terhadap apa yang mereka sebut sebagai “ancaman terhadap moral publik”.

    Misbahul juga memaparkan sejumlah temuan yang dijadikan sebagai dasar pengajuan Raperda, di antaranya peningkatan kasus HIV/AIDS akibat Lelaki Seks Lelaki (LSL), serta aktivitas komunitas LGBT di ruang publik dan digital.

    LA-LGBT juga mengusulkan agar mereka dilibatkan dalam pembahasan Raperda, khususnya dalam penyusunan naskah akademik dan aspek legalnya.

    Dukungan terhadap gerakan ini turut disampaikan perwakilan dari PWM Muhammadiyah Lampung dan sejumlah tokoh ormas Islam lainnya, termasuk Ustaz Dr. Ir. H. Firmansyah Alfian, MBA., MSc, yang menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan rehabilitatif dalam regulasi yang diusulkan.

    “Regulasi ini tidak hanya perlu bersifat represif, tetapi juga edukatif, termasuk pendidikan berbasis nilai agama dan budaya lokal,” ujarnya.

    Perwakilan Divisi Edukasi dan Kebudayaan LA-LGBT, Arif Sanjaya, juga mengangkat kekhawatiran terhadap potensi penyusupan nilai-nilai LGBT dalam kegiatan budaya dan sosial masyarakat, seperti ajang pemilihan Muli Mekhanai.

    Dukungan serupa disampaikan oleh perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan sejumlah tokoh agama yang hadir dalam forum tersebut. Mereka berharap agar proses pembentukan Raperda dapat segera berjalan.

    Anggota DPRD Lampung, Syukron Muchtar, menyampaikan bahwa isu LGBT menjadi perhatian lintas fraksi. “Ini menyangkut kepentingan bersama. Kami mendukung pembentukan regulasi yang memperkuat nilai moral dan sosial masyarakat,” ujarnya.

    Menanggapi masukan tersebut, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar menyatakan komitmen lembaganya untuk menampung aspirasi masyarakat.

    “DPRD terbuka terhadap semua masukan. Kami akan mengkaji naskah usulan Raperda ini bersama mitra terkait, termasuk melibatkan LA-LGBT dalam prosesnya,” tegasnya.

  • PLN Nusantara Power UP Sebalang Bangun Sumur Bor Umum untuk Warga Dusun Sebalang 1

    Lampung Selatan — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Sebalang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan membangun sumur bor umum di Dusun Sebalang 1, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.

    Program ini menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan air, kehadiran infrastruktur air bersih menjadi krusial dan mendesak.

    Serah terima bantuan dilaksanakan secara simbolis pada awal Juli 2025, dihadiri oleh perwakilan manajemen PLN Nusantara Power UP Sebalang, aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Pembangunan sumur ini turut melibatkan koordinasi dengan Pemerintah Desa Tarahan guna menentukan lokasi strategis dan mudah diakses.

    Asman Business Support PLN Nusantara Power UP Sebalang, Rizki Setyo Anggoro, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pilar ke-6 tentang akses air bersih dan sanitasi berkelanjutan.

    “Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola bersama oleh warga demi keberlanjutan jangka panjang,” ujar Rizki.

    Kepala Dusun Sebalang 1, Nur’alim, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PLN yang dianggap sangat membantu warga, khususnya saat musim kemarau.

    “Sebelumnya, warga harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Kini, dengan adanya sumur bor umum, kebutuhan air dapat terpenuhi lebih mudah dan efisien,” ungkapnya.

    Proyek ini dikerjakan oleh mitra pelaksana PT Power Mandiri Nusantara, mencakup pengeboran sesuai standar teknis, pemasangan pompa dan instalasi listrik, tandon air, serta jaringan distribusi. PLN juga mendorong pembentukan kelompok pengelola air di tingkat dusun untuk memastikan operasional dan pemeliharaan fasilitas berjalan berkelanjutan.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian CSR PLN Nusantara Power UP Sebalang tahun 2025, yang berfokus pada empat pilar: pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.

    PLN berharap, kehadiran inisiatif ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan memperkuat sinergi antara perusahaan dan komunitas lokal di wilayah operasionalnya.

  • Penampilan Anggun Nindya Nafisya Putri Warnai Pembukaan Festival Krakatau 2025

    Bandar Lampung — Pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Deputi Kemenparekraf RI Nova Arisne, Ketua TP-PKK Lampung Purnawa Wulan Sari Mirza, serta Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

    Dengan mengangkat tema “Nemui Nyimah”—falsafah budaya Lampung yang berarti menyambut tamu dengan ramah dan memuliakan—pembukaan festival menampilkan beragam pertunjukan budaya, termasuk parade busana adat oleh model-model muda.

    Anggun Nindya Nafisya Putri, model cilik berbakat bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.
    Anggun Nindya Nafisya Putri, model cilik berbakat bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

    Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Nindya Nafisya Putri, model cilik berbakat yang tampil anggun mengenakan busana adat Lampung. Nindya merupakan putri dari Bendahara Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Mala Sari, dan momen ini menjadi sangat emosional bagi keluarganya.

    “Biasanya almarhum suami saya, Riko Amir, selalu hadir dan mendampingi saat Nindya tampil. Hari ini, penampilan ini kami persembahkan untuk beliau,” ujar Mala dengan haru, mengenang sang suami yang semasa hidup menjabat sebagai Ketua PW IWO Lampung.

    Anggun Nindya Nafisya Putri, model cilik berbakat, saat acara pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.
    Anggun Nindya Nafisya Putri, model cilik berbakat, saat acara pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

    Usai tampil, Nindya juga berkesempatan berfoto bersama Gubernur Lampung Iyai Mirza dan Ketua TP-PKK Purnawa Wulan Sari Mirza, menambah kebanggaan atas keterlibatannya dalam ajang budaya bergengsi tersebut.

    Festival Krakatau sendiri merupakan agenda tahunan Pemprov Lampung yang bertujuan mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah. Tahun ini, keterlibatan generasi muda seperti Nindya menjadi bukti bahwa pelestarian adat dan budaya Lampung terus berlanjut lintas generasi.

  • Inflasi Lampung Juni 2025 Capai 0,04 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan

    LAMPUNG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,04 persen pada Juni 2025. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan harga barang dan jasa dibandingkan bulan sebelumnya, serta lebih tinggi dibandingkan Juni 2024 yang mengalami deflasi 0,11 persen.

    Statistisi Ahli Madya BPS Lampung, Muhammad Ilham Salam, menjelaskan bahwa kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,59 persen. Namun, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan inflasi 0,10 persen dan andil 0,03 persen.

    “Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan antara lain beras (0,06%), cabai rawit (0,04%), bawang merah (0,04%), tomat (0,04%), dan daging ayam ras (0,03%),” ungkapnya dalam rilis resmi, Senin (1/7).

    Sementara itu, beberapa komoditas mengalami penurunan harga dan menahan laju inflasi, seperti bawang putih (-0,09%), cabai merah (-0,06%), kangkung (-0,02%), jeruk (-0,02%), dan bensin (-0,02%). Kelompok Transportasi mengalami deflasi terdalam sebesar 0,24 persen dengan andil -0,03 persen.

    Secara tahunan (year-on-year/y-on-y), inflasi Provinsi Lampung pada Juni 2025 tercatat 2,27 persen. Meskipun terjadi kenaikan harga dibandingkan Juni 2024, angka ini lebih rendah dari inflasi y-on-y tahun lalu yang mencapai 2,84 persen.

    Dari sisi kelompok pengeluaran y-on-y, kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya mencatat inflasi tertinggi sebesar 7,29 persen, namun sumbangannya terhadap inflasi umum relatif kecil. Kontributor terbesar tetap berasal dari Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan inflasi 3,28 persen dan andil 1,08 persen. Sebaliknya, kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mengalami deflasi terdalam sebesar 0,94 persen.

    Lima komoditas utama penyumbang inflasi y-on-y antara lain beras (0,36%), emas perhiasan (0,32%), biaya perguruan tinggi (0,26%), bawang merah (0,25%), dan kopi bubuk (0,16%). Di sisi lain, inflasi tertahan oleh penurunan harga cabai merah (0,13%), jeruk (0,10%), bawang putih (0,06%), bensin (0,06%), dan telur ayam ras (0,06%).

    Pemantauan BPS juga mencakup empat daerah dalam cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK). Inflasi y-on-y tertinggi tercatat di Kabupaten Mesuji sebesar 2,52 persen, sementara terendah di Kota Metro sebesar 1,81 persen. Untuk inflasi m-to-m, Mesuji kembali mencatat angka tertinggi sebesar 0,30 persen, dan Metro terendah sebesar 0,04 persen. Sementara deflasi terdalam terjadi di Kabupaten Lampung Timur sebesar -0,13 persen.

  • Anggota DPRD Provinsi Lampung Apresiasi kinerja Polri di Lampung : Kami Bersama Polri

    LAMPUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, S.E., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja seluruh anggota Polri di jajaran Polda Lampung.

    “Saya mengucapkan terimakasih atas dedikasi para aparat kepolisian di Provinsi Lampung. Saya menyaksikan begitu gigihnya bapak-bapak dan ibu-ibu dalam menciptakan kenyamanan, ketenangan dan keamanan di masyarakat”, ungkapnya.

    Deni menambahkan bahwa anggota Polri telah mampu bekerjasama dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada di provinsi Lampung.

    “Jajaran Polda Lampung telah bahu membahu dengan setumpuk persoalan yang ada di Provinsi Lampung, sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Bahkan nyawa anggota sebagai taruhan dalam menyelesaikan tugas”, tambahnya.

    Selain itu, putra daerah asal Kabupaten Way Kanan Lampung ini juga mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada Polri khususnya di jajaran Polda Lampung.

    “Kami mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-79. Kami bersama Polri”, tegas Deni.