Kategori: Lampung

  • Pj. Gubernur Lampung Apresiasi Peran TDA dalam Meningkatkan UMKM Melalui Mentoring Bisnis

    LAMPUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, menghadiri kegiatan Mentoring Bisnis To The Next Level Bagi Para Pengusaha di Provinsi Lampung, bertempat di Balai Keratun Kantor Gubernur, Rabu (08/01/2025).

    Dalam kesempatan tersebut Pj. Gubernur menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada komunitas Tangan Di Atas (TDA) yang selama ini konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Lampung. Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi, inovasi, dan keberanian untuk membawa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke jenjang yang lebih tinggi.

    Dalam menghadapi era digitalisasi dan disrupsi ekonomi global, pelaku usaha dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat, memanfaatkan teknologi, dan membangun jejaring yang luas. Oleh karena itu, Pj. Gubernur memandang mentoring bisnis sangat relevan dan strategis untuk mempersiapkan pengusaha muda Lampung agar mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.

    Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya ekosistem kewirausahaan yang sehat dan berkelanjutan. Beberapa langkah telah di lakukan yaitu melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, dan fasilitasi digitalisasi UMKM.

    “Saya percaya, keberhasilan pelaku usaha muda akan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung secara keseluruhan,” ujar Pj. Gubernur.

    Pj. Gubernur juga berharap komunitas TDA terus menjadi wadah bagi para pengusaha muda untuk berbagi pengalaman, saling mendukung, dan menciptakan solusi atas tantangan bisnis yang ada.

    “Melalui pendekatan “naik kelas” seperti yang diusung dalam acara ini, saya optimis banyak wirausahawan Lampung yang akan menjadi pemain besar di masa depan,” tutup Pj. Gubernur.

    Sementara itu, Presiden Tangan Di Atas (TDA) 8.0 Eko Desriyanti menjelaskan bahwa pada tahun ini 2025, sudah tepat 20 tahun Komunitas Tangan Di Atas berdiri.

    Ia mengawali usahanya dengan mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) kecil pada 2009 di Kota Metro, Lampung.

    Eko mendirikan Idea Indonesia untuk mewujudkan gagasan pendidikan vokasi ideal bagi anak muda Indonesia, yang tidak hanya mendidik dan melatih, tapi juga membantu penyaluran kerja.

    “Waktu mendirikan perusahaan ini, saya tidak memiliki modal. Bahkan untuk gedung, saya menempati bangunan tua bekas sekolah yang sudah tidak beroperasi di Kota Metro,” ujar Eko.

    Kini, Idea Indonesia (IDEA) menjelma menjadi Penyedia Jasa Pendidikan Vokasi Pertama di Indonesia yang berhasil melakukan IPO (Initial Public Offering) dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Presiden TDA mengatakan bahwa transformasi bisnis IDEA tidak terlepas dari sumbangsih komunitas TDA. Sejak bergabung dengan Komunitas Bisnis TDA, bisnis rintisannya terus tumbuh sampai level korporasi saat ini.

    Komunitas Bisnis TDA adalah Komunitas yang aktif menggerakkan Kewirausahaan dari level Mikro sampai Korporasi. Anggota – anggota yang telah memiliki level bisnis Menengah dan Besar, dengan sukarela menjadi Mentor bagi pebisnis pemula yang merintis bisnis di level Mikro dan Kecil.

    Saat ini anggota TDA telah berjumlah lebih dari 35.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut data di website komunitas ini, nilai bisnis seluruh anggota TDA mencapai lebih dari 6 Trilliun Rupiah.

  • Unila Helat Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air

    Lampung – Universitas Lampung akan menggelar “Anugerah Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025″, pada Kamis, 16 Januari 2025, di Gedung Serbaguna Unila, mulai pukul 13.00 wib sampai dengan 21.00 wib.

    Panitia penyelenggara menghadirkan sejumlah keynote speaker antara lain, Menteri Dikti Saintek Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, S.Si., M.Sc., Wakil Menteri Dikti Saintek Prof. Stella Christie, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Penulis Andrea Hirata, Vokalis dan Keyboardis Band Letto Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe), dan Vokalis Band Guyon Waton Faisal Bagus Ibrahim.

    Selain itu, Unila juga menghadirkan dua bintang tamu lainnya yakni Guest Star Batas Senja dan Sindikat Sisa Semalam. [*]

  • Pj. Gubernur Samsudin Sidak Disparekraf dan Kunjungi 2 Sekolah untuk Meningkatkan Kinerja dan Profesionalisme ASN

    LAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung Samsudin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme pegawai instansi tersebut, Rabu (8/1/2025).

    Pada kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin juga mengunjungi SMA Negeri 1 Bandarlampung dan SMK SMTI Bandar Lampung, untuk memantau proses belajar dan mengajar serta memberi motivasi ASN dan pelajar di sekolah itu.

    Samsudin mengatakan sidak ini sebagai bentuk perhatian sekaligus membangun semangat para Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Tunjukkan dedikasi dan integritas kita sebagai ASN. Berikan yang terbaik, teruslah berinovasi, berbagi pengetahuan, dan berkomitmen dalam memajukan sektor parekraf,” ujar Samsudin.

    Usai melakukan sidak, Samsudin berkunjung ke SMA Negeri 1 Bandarlampung dan SMK SMTI Bandarlampung.

    Di sana, Samsudin memotivasi para siswa untuk semangat dalam belajar dan terus mengasah keterampilan sehingga siap menghadapi tantangan masa depan.

    “Teruslah berusaha, percayalah pada kemampuan diri, dan jangan takut untuk bermimpi besar. Kalian harus siap mengisi dan berkarya untuk Indonesia,” katanya.

  • Pj. Gubernur Lampung Terima Kunjungan Panitia Natal Oikumene

    LAMPUNG – Penjabat (Pj.) Gubernur Provinsi Lampung Samsudin, Menerima Kunjungan Panitia Natal Oikoumene, di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (07/01/2025).

    Kunjungan ini terkait permintaan Gerakan Oikoumene mengundang hadir Pj. Gubernur Lampung dalam Perayaan Natal Gerakan Oikoumene Tahun 2024, yang akan dilaksanakan pada 10 Januari 2025, di Graha Parahita, Hotel Marcopolo.

    Samuel Tanjung sebagai Ketua Panitia Natal Oikoumene secara langsung mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pj. Gubernur yang dengan senang hati menerima kunjungan Panitia Natal Oikoumene Tahun 2024.

    Turut mendampingi, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Lampung, dan Sekretaris Badan Kesbangpol Pemerintah Provinsi Lampung.

    Pj. Gubenrur Lampung Samsudin mengapresiasi Perayaan Natal Oikoumene yang akan dilangsungkan secara bersama.

    “Hal ini menunjukan bahwa kehidupan beragama di Provinsi Lampung masih berjalan dengan baik dan hikmat”, sambung Pj. Gubernur Samsudin. (Red)

  • Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Dorong Percepatan Realisasi Infrastruktur dan Pengendalian Inflasi di Awal Tahun 2025

    LAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung, Yusnadi, menyampaikan pandangan strategis terkait problematika infrastruktur dan pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Lampung pada awal tahun 2025. Ia menyoroti perlunya percepatan alokasi belanja infrastruktur sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, yang saat ini masih berada pada angka 22 persen (6/01/2025).

    “Kita harus segera menyesuaikan kebijakan sehingga target realisasi belanja infrastruktur mencapai 40 persen pada 2025. Infrastruktur yang memadai akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi langsung pada stabilisasi inflasi,” ujar Yusnadi.

    Yusnadi juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam mendukung agenda pembangunan nasional seperti Asta cita. Ia mendorong Pemerintah Daerah Lampung untuk melakukan terobosan nyata, baik dalam aspek kemudahan investasi maupun penguatan pengawasan terhadap insentif dan program strategis lainnya.

    Rekomendasi Strategis

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Yusnadi menyampaikan sejumlah rekomendasi:

    1. Percepatan Realisasi Anggaran Infrastruktur:
    Pemerintah Provinsi Lampung perlu memastikan alokasi belanja infrastruktur mencapai target 40 persen di tahun 2025, dengan prioritas pada proyek strategis yang mendukung distribusi hasil bumi, aksesibilitas ekonomi, dan pengendalian inflasi.

    2. Peningkatan Pengawasan dan Transparansi:
    Pemda harus meningkatkan pengawasan terhadap program-program yang diberikan insentif, memastikan penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran, serta menyampaikan laporan secara transparan kepada DPRD.

    3. Sinkronisasi Kebijakan Nasional-Daerah:

    Kebijakan di tingkat daerah harus sejalan dengan program nasional untuk memastikan dukungan penuh dari pusat. Ini mencakup optimalisasi agenda Astacita dalam pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

    4. Pengendalian Inflasi:
    Pemerintah perlu melakukan intervensi yang lebih terarah, seperti stabilisasi harga bahan pokok dan optimalisasi distribusi barang melalui perbaikan infrastruktur jalan, guna menurunkan angka inflasi ke tingkat yang lebih ideal.

    “Sebagai Anggota DPRD, khususunya di Komisi IV, saya siap berkolaborasi efektif bersama Pemerintah Daerah, karena kita adalah Pemerintahan Daerah, guna memastikan rekomendasi ini dapat diimplementasikan secara efektif. Infrastruktur yang kokoh dan inflasi yang terkendali adalah fondasi menuju Lampung yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Yusnadi.(Red)

  • Komisi IV DPRD Lampung Dorong Percepatan Realisasi Infrastruktur dan Pengendalian Inflasi

    LAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung, Yusnadi, menyampaikan pandangan strategis terkait problematika infrastruktur dan pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Lampung pada awal tahun 2025. Ia menyoroti perlunya percepatan alokasi belanja infrastruktur sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, yang saat ini masih berada pada angka 22 persen.

    “Kita harus segera menyesuaikan kebijakan sehingga target realisasi belanja infrastruktur mencapai 40 persen pada 2025. Infrastruktur yang memadai akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi langsung pada stabilisasi inflasi,” ujar Yusnadi.

    Yusnadi juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam mendukung agenda pembangunan nasional seperti  Asta cita. Ia mendorong Pemerintah Daerah Lampung untuk melakukan terobosan nyata, baik dalam aspek kemudahan investasi maupun penguatan pengawasan terhadap insentif dan program strategis lainnya.

    Rekomendasi Strategis

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Yusnadi menyampaikan sejumlah rekomendasi:

    1. Percepatan Realisasi Anggaran Infrastruktur:

    Pemerintah Provinsi Lampung perlu memastikan alokasi belanja infrastruktur mencapai target 40 persen di tahun 2025, dengan prioritas pada proyek strategis yang mendukung distribusi hasil bumi, aksesibilitas ekonomi, dan pengendalian inflasi.

    2. Peningkatan Pengawasan dan Transparansi:

    Pemda harus meningkatkan pengawasan terhadap program-program yang diberikan insentif, memastikan penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran, serta menyampaikan laporan secara transparan kepada DPRD.

    3. Sinkronisasi Kebijakan Nasional-Daerah:

    Kebijakan di tingkat daerah harus sejalan dengan program nasional untuk memastikan dukungan penuh dari pusat. Ini mencakup optimalisasi agenda Astacita dalam pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

    4. Pengendalian Inflasi:

    Pemerintah perlu melakukan intervensi yang lebih terarah, seperti stabilisasi harga bahan pokok dan optimalisasi distribusi barang melalui perbaikan infrastruktur jalan, guna menurunkan angka inflasi ke tingkat yang lebih ideal.

    “Sebagai Anggota DPRD, khususunya di Komisi IV, saya siap berkolaborasi efektif bersama Pemerintah Daerah, karena kita adalah Pemerintahan Daerah, guna memastikan rekomendasi ini dapat diimplementasikan secara efektif. Infrastruktur yang kokoh dan inflasi yang terkendali adalah fondasi menuju Lampung yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Yusnadi.

  • Pj. Gubernur Samsudin Dorong Pembangunan Gedung Pertunjukan untuk Menunjang Kemajuan Sektor Pariwisata dan Budaya

    LAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mendorong dibangunnya gedung pertunjukan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata dan budaya di Provinsi Lampung.

    Hal tersebut disampaikan Pj. Gubernur Samsudin saat menerima kunjungan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung dan Konduktor (dirigen) Betik Youth Singers, di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (7/1/2025).

    “Kalau nanti ada dana masuk (CSR, red) siap. barulah menyesuaikan lahan tempat rencana akan dibangun. Nanti kita akan lakukan MoU dan kita awasi bersama,. Kita fokus dulu untuk membangun gedung budaya-nya dulu. Yang penting efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Samsudin.

    Dalam kesempatan yang sama, Pendiri dan Konduktor Betik Youth Singers Rayza Aldira menuturkan bahwa gedung pertunjukan yang ada di Lampung masih kurang. Untuk itu, dirinya memiliki gagasan untuk membangun gedung pertunjukan yang memenuhi standar, sehingga dapat digunakan untuk mengundang tamu-tamu penting saat ada pertunjukan.

    Ia juga menilai bahwa ekonomi masyarakat Lampung  dan daya beli masyarakat sudah cukup baik, sehingga perlu dilakukan rencana pembangunan gedung pertunjukan yang memenuhi standar.

    Terkait dana, dirinya juga akan membicarakan dengan pihak sponsor untuk mendukung rencana pembangunan gedung pertunjukan.

    Tentunya Ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

    Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Ketua IWO Lampung Aprohan Saputra, dan jajaran IWO Lampung.

    Serta Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh, dan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan.

  • Danrem 043/Gatam Bersama Anggota Makorem Melaksanakan Kegiatan Syukuran HUT Kodam II/Sriwijaya ke-79

    merangin.satukomando.com/,Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam II/Sriwijaya yang ke-79 Tahun 2025, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., bersama dengan anggota Makorem melaksanakan kegiatan syukuran yang berlangsung di Ruang A. Yani Makorem 043/Gatam Jl.Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung. Selasa (07/01/2025)

    Kegiatan yang diawali dengan do’a bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalan, pencapaian serta dedikasi Kodam II/Sriwijaya selama ini, acara dihadiri Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Enjang, S.I.P., M.Han, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Ketua Persit KCK Koorcabrem 043 PD II/Sriwijaya Ny.Hanny Rikas Hidayatullah, Para Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan Korem 043/Gatam,

    Pangdam ll/Swj Mayjen TNI M. Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si, M.Tr (Han) dalam sambutannya yang dibacakan Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menyampaikan acara yang dilaksanakan merupakan wujud rasa syukurnya prajurit dan PNS beserta keluarga besar Kodam II/Swj yang pada hari ini melaksanakan syukuran, kegiatan ini bukan hanya merayakan sejarah panjang pengabdian Kodam ll/Swj sebagai bagian dari TNI / TNI AD dan masyarakat Sumbagsel, tetapi juga untuk mengenang, menghormati dan menghargai jasa, pengorbanan dan perjuangan para pendahulu Kodam ll/Swj hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini.

    “Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus, kita sepatutnya meneladani dan mewarisi nilai-nilai kejuangan para pendahulu, sekaligus meneguhkan tekad untuk melanjutkan dan meningkatkan kualitas pengabdian dan etos kerja, sebagai bayangkari dan abdi Negara, jadikan momentum peringatan hari ulang tahun ini, sebagai sarana evaluasi, refleksi dan introspeksi atas pelaksanaan tugas setahun lalu, sekaligus sebagai tonggak baru untuk membangun komitmen yang lebih baik, guna menghadapi tugas-tugas di masa mendatang, “tuturnya.

    Selanjutnya Pangdam juga menjelaskan selama 79 Tahun berkiprah dan pengabdian Kodam ll/Swj telah memberikan kontribusi yang positif dan signifikan, sesuai peran dan tugasnya, baik sebagai kotama operasi dalam menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan negara matra darat, maupun sebagai kotama pembinaan dalam menyelenggarakan pembinaan kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan serta melaksanakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan di darat menjaga keamanan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

    “Kodam Il/Swj juga telah berkontribusi pada berbagai program dalam membantu tugas Pemerintah Daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung program unggulan Kasad serta Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, program-program yang sudah berjalan selama ini seperti pembangunan RTLH dan MCK, Sumur Bor/Air Bersih, penanganan stunting, bersatu dengan alam dan ketahanan pangan serta makan sehat bergizi perlu terus kita upayakan dan laksanakan dengan maksimal, “

    “Apa yang dilakukan Kodam Il/Swj beserta jajarannya selama ini telah memberikan kontribusi yang besar dan positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kodam Il/Swj menjadi bagian dari solusi masyarakat sumbagsel, saya berharap setiap prajurit dan satuan jajaran Kodam Il/Swj secara proaktif, kreatif dan inovatif, terus melakukan langkah dan tindakan nyata serta berdampak bagi kesejahteraan rakyat selanjutnya, laksanakan setiap tugas dengan ikhlas. dilandasi niat ibadah, serta hindari segala bentuk pelanggaran hukum sekecil apapun,karena tugas kita semata-mata adalah untuk kepentingan rakyat, Bangsa dan Negara, “pungkasnya. (Asep)

  • Dosen Non ASN FISIP Unila Dapat Arahan Dari Dekan

    Lampung – Bertempat di Ruang Pepadun, Selasa (7 Januari 2025), 8 dosen non ASN dilingkungan FISIP Unila mendapat arahan dari Prof.Dr. Anna Gustina Zainal selaku Dekan. Pada kesempatan tersebut, Dekan memberi arahan yaitu, perlunya menjaga komitmen dan loyalitas kepada institusi dengan tetap berusaha memberi pelayanan yang baik kepada mahasiswa.

    Lebih lanjut Prof. Dr. Anna berpesan, ” sambil menunggu proses seleksi P3K dan ASN, saya berharap, teman-teman mulai menata arah karir, terutama dalam pelaksanaan tridharma, sehingga portofolio saudara bisa lebih baik kedepan, dan siap berkompetisi.”. Selain itu Dekan juga berpesan agar dosen untuk segera memikirkan studi lanjut, sambil menunggu hasil revisi aturan tentang tugas belajar.

    FISIP saat ini memiliki 8 dosen non ASN yang tersebar di semua jurusan dilingkungan FISIP Unila. Mudah-mudahan 8 dosen yang berstatus non ASN ini akan habis, dengan adanya formasi P3K dan ASN. Sehingga path carier akan lebih baik lagi, dan semakin memperkuat SDM FISIP Unila.

  • Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

    LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Zainal Abidin, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (06/01/2025).

    Mendagri dalam paparannya menjelaskan bahwa dari bulan  November ke Desember 2024 telah  terjadi inflasi

    “Dari bulan ke bulan, dari November ke Desember 2024 terjadi inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa dari 0,3% menjadi 0,44%. Kita melihat disitu bahwa penyumbang terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau 1,33% ini wajar kami kira, biasa ketika ada acara-acara besar nasional khususnya baik lebaran, natal dan tahun baru terjadi peningkatan permintaan atau demand yang meningkat terutama makanan dan minuman baik untuk pesta maupun untuk acara-acara keramaian dan lain-lain,” jelasnya.

    Tito Karnavian menambahkan bahwa selain makanan, minuman dan tembakau yang menjadi penyumbang andil inflasi, juga ada sektor lainnya.

    “Terjadi peningkatan di bidang kesehatan di masyarakat, jadi masyarakat mengeluarkan uang untuk kesehatan 0,35% juga ada perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,26% berikutnya penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,17%,” lanjutnya.

    Namun demikian, Tito menjelaskan meskipun terjadi kenaikan di beberapa sektor, sektor transportasi yang biasanya menjadi salah satu komponen penyumbang utama inflasi ditengah mobilitas masyarakat yang tinggi hanya menyumbang andil inflasi sebesar 0,04%.

    “Yang menarik adalah di sektor transportasi yang biasanya terjadi kenaikan yang cukup tinggi pada saat terjadi mobilitas masyarakat natal dan tahun baru, dari data sektor transportasi hanya menyumbang 0,04%,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Tito menegaskan bahwa Inflasi yang terjadi saat ini cukup terkendali.

    “Inflasi kita masih terkendali karena target pemerintah pusat angka inflasi harus terjaga di antara 1,5% sampai 3,5% atau bahasa lainnya target adalah 2,5%±1% jadi 1,57% masuk target level bawah yang artinya cukup baik. Tidak terjadi kenaikan harga barang jasa yang terlalu memberatkan masyarakat meskipun kalau dibandingkan November 2024 ke Desember 2024 terjadi kenaikan,” tegasnya. (Red)